HomeDaerahSiswa SMAN 1 Peureulak Belajar Proses Demokrasi dan Pemilu di Kantor KIP...

Siswa SMAN 1 Peureulak Belajar Proses Demokrasi dan Pemilu di Kantor KIP Aceh Timur

Acehjurnal.com – Sebanyak 19 siswa dan siswi dari SMAN 1 Peureulak melakukan kunjungan edukatif ke kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur pada Kamis, 21 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pemilih pemula mengenai sistem demokrasi dan tahapan penyelenggaraan pemilu.

Ketua KIP Aceh Timur, Sayed Reza Fahlevi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah ini penting bagi generasi muda untuk mengenal prinsip demokrasi sejak dini. “Mereka masuk sebagai pemilih pemula yang butuh pemahaman tentang sistem dan proses pemilihan di Aceh Timur,” ujar Sayed.

Selama kunjungan, para siswa mendapatkan penjelasan langsung dari setiap divisi di KIP Aceh Timur. Materi yang disampaikan meliputi tata cara penyelenggaraan hingga mekanisme pengawasan pemilu, memberikan gambaran utuh tentang proses demokratis tersebut.

Sayed menambahkan bahwa antusiasme yang ditunjukkan para siswa mencerminkan kesadaran akan pentingnya partisipasi pemuda dalam pemilu. “Partisipasi pemilih pemula merupakan indikator penting bagi demokrasi yang sehat,” jelasnya.

Ia juga menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual. “Agar mereka lebih memahami pemilu secara langsung,” tambah Sayed.

Di sisi lain, Muhammad Reza, guru pendamping dari SMAN 1 Peureulak, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan inisiatif siswa yang telah direncanakan sebelumnya. “Kami berharap pengalaman ini menambah wawasan siswa tentang demokrasi dan peran mereka sebagai pemilih pemula,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi para siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, khususnya pada pemilihan umum mendatang. Pemahaman yang baik diharapkan mampu meningkatkan angka partisipasi pemilih dari kalangan generasi muda.

Dukungan dari institusi pendidikan seperti SMAN 1 Peureulak dinilai crucial dalam membangun kesadaran berdemokrasi. Kolaborasi antara sekolah dan lembaga penyelenggara pemilu seperti KIP menjadi contoh positif dalam pendidikan kewarganegaraan.

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan tercipta pemilih yang tidak hanya cerdas tetapi juga bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya. Pendidikan demokrasi sejak dini menjadi investasi penting bagi masa depan bangsa.

KIP Aceh Timur berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi pemilu kepada masyarakat, khususnya kalangan pemula. Langkah ini sejalan dengan visi meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat daerah.

Kunjungan studi ini menjadi bukti nyata bahwa pemahaman terhadap proses demokrasi tidak hanya dapat diperoleh melalui buku teks, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan pelaku penyelenggara pemilu.

Sumber: AJNN.net

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News