Sinabung Kembali Erupsi, Kolom Debu Capai 5 Km

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...

Gatot Nurmantyo Beberkan Dirinya Dicopot Sebagai Panglima TNI Karena Putar Fil G30S/PKI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Suami Salat Subuh, Istri Pasok Pria Ke Kamarnya di Langsa

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa geram. Pasalnya, warga mendapati paangan non muhrim yang diduga melakukan...

Dipukul Rekannya, TKI Asal Aceh Meninggal Dunia di Malaysia

TAPAKTUAN | ACEHJURNAL.COM - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Selatan, Zulman, 30, tewas di Malaysia, setelah dia mengalami luka serius akibat menjadi...

Jumat Besok, DPRA Kembali Gelar Lanjutan Sidang Interpelasi Terhadap Plt Gubernur Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) kembali menggelar jadwal lanjutan sidang interpelasi terhadap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Sidang lanjutan...

MEDAN | ACEHJURNAL.COM – Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Senin pagi (10/8/2020), kembali erupsi dan menyebabkan kepanikan warga yang tinggal di dekat gunung tersebut.

Saksi mata menyebutkan, erupsi Sinabung hari ini jauh lebih tinggi dari dua hari sebelumnya, pada Sabtu (8/8/2020). Pos Pemantau Gunung Sinabung mencatat, tinggi kolom abu Senin hari ini, mencapai sekitar 5.000 meter di atas puncak atau sekitar 7.460 meter di atas permukaan laut.

“Debu-debu erupsi Sinabung jatuh sampai ke kota Berastagi, termasuk areal hotel kita. Halaman dan tanaman di taman terliat diselimuti debu akibat erupsi Sinabung,” kata Deddy Nelson, GM Hotel Sibayak Internasional Berastagi, kepada waspadaaceh.com, Senin siang.

Kata Deddy, pemandangan langit di atas kota Berastagi tampak gelap seperti diselimuti awan hitam.Tapi bagi para karyawan hotel, hal itu tidak menimbulkan kepanikan, karena sudah terbiasa menghadapi kondisi seperti itu.

“Awalnya cuaca cukup cerah, tapi tak lama setelah erupsi, kondisinya menjadi gelap, seperti menjelang maghrib,” lanjut Deddy.

Gunung Sinabung sebelumnya juga mengalami erupsi dengan ketinggian kolom abu mencapai sejauh 2.000 meter pada Sabtu 8 Agustus 2020. Bahkan terjadi dua kali erupsi pada hari yang sama.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo telah mengimbau warga agar menjauhi zona merah erupsi Gunung Sinabung.

Sementara itu pantauan waspadaaceh.com, kota wisata Berastagi mulai diselimuti abu vulkanik Sinabung pada pukul 11.00 WIB. Apalagi, ketinggian semburan abu cukup tinggi.

Jalan raya di Kota Berastagi juga terlihat diselimuti abu. Kepada wisatawan dan masyarakat diminta untuk menggunakan masker karena abu tersebut dinilai berbahaya bagi pernafasan.

Sementara dari informasi yang dikutip waspadaaceh.com melalui Magma Indonesia, dari website resminya https://magma.vsi.esdm.go.id/, Gunung Sinabung, terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan posisi geografis di Latitude 3.17°LU, Longitude 98.392°BT dan memiliki ketinggian 2460 mdpl.

Untuk pengamatan kegempaan telah terjadi 2 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 120 mm, dan lama gempa 1785-2246 detik. 1 kali gempa Tornillo dengan amplitudo 19 mm, dan lama gempa 38 detik. 19 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2-120 mm, S-P 1.4-4 detik dan lama gempa 9-23 detik. 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-30 mm, dominan 2 mm.

Tingkat Aktivitas Gunungapi Sinabung Level III (Siaga). Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak G.Sinabung, serta radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara.

Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau memakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh.

“Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” jelas Kepala BPBD Sumut, Riadil Akhir Lubis.

Sumber : WASPADAACEH.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...

Gatot Nurmantyo Beberkan Dirinya Dicopot Sebagai Panglima TNI Karena Putar Fil G30S/PKI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Suami Salat Subuh, Istri Pasok Pria Ke Kamarnya di Langsa

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa geram. Pasalnya, warga mendapati paangan non muhrim yang diduga melakukan...

Related Articles

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...

Gatot Nurmantyo Beberkan Dirinya Dicopot Sebagai Panglima TNI Karena Putar Fil G30S/PKI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Suami Salat Subuh, Istri Pasok Pria Ke Kamarnya di Langsa

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa geram. Pasalnya, warga mendapati paangan non muhrim yang diduga melakukan...