Sempat Diskor, DPR Aceh Akhirnya Tunda Paripurna Hak Angket Terhadap Plt Gubernur Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) akhirnya memutuskan untuk menunda sidang paripurna usulan penggunaan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah pada Selasa (27/10).

Perlu diketahui, sidang paripurna usulan penggunaan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh sempat diskor karena tidak mencukupi kuota forum.

Dikarenakan syarat kuota kehadiran harus mencukupi sebanyak 3/4 anggota DPR Aceh atau sebanyak 61 anggota dewan.

Hal ini sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Aceh, PP 12/2018 dan Tata Tertib Dewan.Dalam aturan itu disebutkan bahwa, apabila tidak memenuhi kuota forum sebanyak 2/3, maka sidang akan ditunda paling banyak dua kali dan waktunya tidak lebih dari satu jam.

Baca : Tak Cukup Kuota Forum, Sidang Paripurna Hak Angket Diskor

Sidang paripurna tersebut dihadiri Sekda Aceh, Taqwallah dan dipimpin langsung oleh Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin dan Wakil Ketua DPR Aceh, Safaruddin.

Sebelum menutup sidang, Dahlan memberikan kesempatan kepada para anggota DPR Aceh untuk menyampaikan pandangannya pada sidang forum tersebut. Anggota DPR Aceh, Tarmizi SP dalam interupsinya menyampaikan bahwa, sidang paripurna tentang usulan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh h

Advertisement

arus tetap dijalankan. Pasalnya, ini semata-mata menjaga marwah dan kewibawaan anggota legislatif dan sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kita harus tetap pada komitmen awal karena ini semata-mata untuk menjaga marwah lembaga dewan. Apalagi usulan hak angket ini terhadap Plt Gubernur Aceh demi menyelamatkan aspirasi rakyat Aceh yang belum tersahuti sepenuhnya,” kata Tarmizi SP.

Hal senada juga disampaikan Iskandar Usman Al Farlaky, anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh. Menurutnya, sidang paripurna usulan penggunaan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh harus tetap dilanjutkan. Ia juga meminta komitmen seluruh anggota DPR Aceh yang ikut serta menandatangi berkas hak angket tersebut agar tidak berubah Haluan lagi.

“Intinya usulan hak angket ini harus tetap kita tempuh dengan cara apapun. Jangan nanti usai ditunda dan dibawa ke Banmus sudah berubah lagi,” tegas Iskandar Usman Al Farlaky.

Usai mendengar pendapat dari sejumlah anggota DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin selaku pimpinan rapat pun langsung ketok palu untuk menunda sidang paripurna.

“Apakah kita setuju untuk menunda paripurna hari ini sampai dengan waktu yang akan ditetapkan oleh Badan Musyawarah?” tanya Dahlan yang langsung dijawab setuju oleh hadirin. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT