Santri Dayah asal Pidie Jaya Dilatih Kaligrafi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Seratus orang santri dan santriwati yang berasal dari Kabupaten Pidie Jaya dilatih keterampilan menulis kaligrafi. Mereka akan dibekali ilmu kaligrafi selama lima hari yang dihelatkan di Hotel Rasamala Banda Aceh, Senin (01/8/2022) malam.
Adapun Narasumber pada kegiatan ini diantaranya Ana Iqbal, Iswahyudi S.Pd.I., MA, Izarul Rafiq Miftah, S.Sos dan Rahmad Ashari.
Kabid Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh Irwan Djamaluddin dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan kerjasama dengan anggota DPR Aceh Ihsanuddin MZ.
“Ini murni hasil inisitif anggota DPRA Ihsanuddin MZ selalu anggota DPR Aceh daerah Pemilihan Pidie dan Pidie Jaya melalui pokok-pokok pikiran beliau,” ujar Kabid Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Irwan Djamaluddin.
Irwan menjelaskan, pelaksanaan ini diikuti oleh 100 orang santri yang berasal dari dayah-dayah yang ada di Pidie Jaya dengan maksud dan tujuan agar para santri dapat memahami dan mempelajari dengan baik khat Al-Quran. Selain itu juga dapat memberikan bekal atau skill kepada para santri akan sebuah ketrampilan dalam kecakapan hidup.
Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Zahrol Fajri. Dalam sambutannya, Zahrol ikut mengapresiasi dan sekaligus mendukung penuh pelaksanaan latihan kaligrafi tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi pada anggota DPR Aceh yang mengalokasikan pokok-pokok pikirannya untuk pengembangan Life skill santri dayah, seperti pelatihan Kaligrafi ini dan pelatihan-pelatihan lainnya”, ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri.
Zahrol menyampaikan bahwa ketrampilan Kaligrafi ini sangat penting dimiliki oleh para santri, karena melalui ilmunya akan dituangkan dalam bentuk tulisan yang indah. Sehingga ilmu dapat dinikmati oleh masyarakat lainnya juga menjadi amal jairiyah kepada sang empunya.
Zahrol mengajak kepada seluruh santri dayah agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan tekun.
“Ikutilah pelatihan ini dengan seksama, dengan tekun dan telaten sehingga transfer ilmu dari Narasumber dapat berjalan dengan baik. Manfaatkan 5 hari ini dengan sebaik-baiknya. Momentum seperti ini sangat jarang, maka pesan kami kepada anak-anak semua jangan sia-siakan kesempatan ini,” ujar Zahrol Fajri lagi.
Sementara anggota DPRA Ihsanuddin MZ secara terpisah mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan patut diapresiasi. Sebab, keyakinan untuk membentuk karakter dari yang pesimis menjadi optimisi dalam mengasah kemampuan santri Dayah dalam menjaga khazanah keilmuan agama Islam.
Politikus dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjelaskan, kegiatan ini menjadi Khazanah baru lagi bagi keterampilan santri dalam menjaga dan melestarikan khazanah keilmuan dan syiar-syiar Islam.
“Harapan kita pelatihan ini baru dilaksanakan dan menjadi sangat potensial, menggali bakat-bakat yang potensial seta memiiki nilai peluang yang sangat tinggi. Ulama – ulama terdahulu termasyhur karena memiliki peradaban seni yang tinggi, ” ujar Ihsanuddin MZ. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT