Prihatin Nasib 3 Nelayan Aceh Penyelamat Rohingya Divonis 5 Tahun Penjara, Haji Uma : Seharusnya Lebih Ringan

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman alias Haji Uma angkat bicara terkait hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon terhadap kasus tiga nelayan Aceh penyelemat etnis Rohingya. Dalam putusan sidang itu, mereka divonis lima tahun penjara akibat menjemput puluhan etnis Rohingya di tengah laut pada tahun 2020 lalu.

“Putusan Mejelis Hakim PN Lhoksukon terhadap terdakwa sangatlah berat seharusnya didasari atas rasa kemanusiaan tinggi dengan melihat puluhan anak-anak dan wanita yang ikut mereka tolong” kata Haji Uma.

Haji Uma mengatakan, dirinya berbicara bukan hanya karena melihat sisi positif  pemberitaan media massa. Namun pada akhir Februari  2021, Haji Uma ikut mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan tersangka Faisal Afrizal (43) di LP Lhoksukon Aceh Utara. Kendati demikian, Haji Uma tidak menampik jika sikap ketiga nelayan tersebut merupakan perbuatan melawan hukum. Pasalnya, mereka telah sengaja menjemput 36 etnis Rohingya ditengah laut atas permintaan Adi Jawa dan Anwar.

Advertisement

Namun atas rasa kemanusiaan mereka terhadap anak-anak dan perempuan yang berada dalam perahu yang sama, ketiga nelayan tersebut ikut membawa pulang puluhan etnis Rohingya lainnya ke daratan Aceh Utara

“Jika menimbang sisi kemanusiaan, seharusnya putusan Majelis Hakim jauh lebih ringan terhadap terdakwa dan para terdakwa harus mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi,” tambah Haji Uma.

Senator Aceh ini menambahkan, Indonesia memiliki kepedulian tinggi terhadap pengungsi Rohingya yang selama ini sering terdampar ke perairan Indonesia. Menurutnya, rasa kepedulian tersebut diwujudkan oleh Indonesia dengan menampung mereka tidak hanya dibawah tenda namun ikut menyediakan shelter/ rumah sementara. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT