Polres Aceh Tenggara Kembali Amankan Kayu Ilegal Di Kawasan TNGL

Jelang Milad GAM, Ableh Kandang : Kita Patuh Instruksi Mualem

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad GAM pada 4 Desember besok, Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pase akan menggelar serangkaian kegiatan. Ketua...

Jelang Milad GAM, Kapolres Pidie Sambangi Kombatan di Pedalaman Pidie

SIGLI | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 2020 besok, jajaran Polres Pidie menyisir kawasan pedalaman. Kali ini...

Kuras Harta Majikan Rp 61,4 Juta Lebih, Seorang Pembantu Diringkus Polisi di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pencurian berkedok pembantu rumah tangga kembali meresahkan warga kota Banda Aceh. Tak tanggung-tanggung, harta korban majikannya bernama Teuku Andryansyah...

Mencari Sosok Pendamping Nova, Ini Tanggapan Partai Pengusung

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Nova Iriansyah resmi dilantik sebagai Gubernur Aceh sisa jabatan 2017-2020. Ia sah didapuk oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian...

[FOTO] Kenangan Maradona Sambangi Gelora Bung Karno

JAKARTA : Dunia sepakbola berduka. Sang legenda dunia, Diego Armando Maradona  itu telah wafat. Pria dijuluki “si tangan Tuhan” itu pergi selama-lamanya di usia...

KUTACANE | Jajaran Reskrim Polres Aceh Tenggara kembali mengamankan kayu curian dari dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Padahal, belum genap satu bulan usai menangkap perambah kayu ilegal tersebut. Kali ini, petugas berhasil menemukan 9 ton kayu hasil perambahan di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kabid Teknis yang juga Kabid 2 BTNGL Kutacane, Adi Nurul Hadi, kepada Waspada, Rabu (28/10) mengatakan, penemuan d 9 ton kayu illegal dalam kawasan TNGL di Deleng Mekhuntuh Resor Lawe Mamas tersebut, setelah tim dari BTNGL turun ke lokasi.

Dari hasil operasi ke lapangan yang diikuti personil dari Resor Lawe Mamas dan Resor Pulo Gadung serta tim dari Tendam, di lokasi tersebut petugas menemukan 4 ton kayu olahan dan 5 ton kayu yang belum diolah dan dalam bentuk gelondongan.

Setelah ditemukan, Rabu (28/10) sekira pukul 13.20 WIB, 10 orang petugas dari beberapa unsur tersebut, akhirnya memusnahkan kayu olahan dan kayu gelondong seberat 9 ton tersebut dengan mesin pemotong kayu dan memaku kayu illegal.

Kendati menemukan kayu illegal dalam kawasan TNGL, ujar Adi Nurul Hadi, petugas yang melakukan patroli atau razia ke kawasan blok hutan Deleng Mekhuntuh, tidak menemukan pelakunya. Menurutnya karena pelaku keburu melarikan diri sebelum petugas BBTNGL tiba di lokasi.

Tim BTNGL turun ke lokasi, setelah menerima banyak laporan yang masuk dari masyarakat, terkait masih terjadinya perambahan hutan dan pembalakan liar dalam kawasan ekosistem Leuser (KEL) di Aceh Tenggara.

Laporan sebelumnya, pada Rabu (7/10), petugas Reskrim Polres Aceh Tenggara juga mengamankan 2 ton kayu olahan di kawasan Deleng Mekhuntuh Kute Tanjung Leuser Darul Hasanah, yang berasal dari dalam kawasan hutan TNGL. Petugas kepolisian juga menemukan gergaji pembelah kayu, sedangkan pemilik berhasil melarikan diri. [ANTARA]

KUTACANE | Jajaran Reskrim Polres Aceh Tenggara kembali mengamankan kayu curian dari dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Padahal, belum genap satu bulan usai menangkap perambah kayu ilegal tersebut. Kali ini, petugas berhasil menemukan 9 ton kayu hasil perambahan di Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.

Kabid Teknis yang juga Kabid 2 BTNGL Kutacane, Adi Nurul Hadi, kepada Waspada, Rabu (28/10) mengatakan, penemuan d 9 ton kayu illegal dalam kawasan TNGL di Deleng Mekhuntuh Resor Lawe Mamas tersebut, setelah tim dari BTNGL turun ke lokasi.

Dari hasil operasi ke lapangan yang diikuti personil dari Resor Lawe Mamas dan Resor Pulo Gadung serta tim dari Tendam, di lokasi tersebut petugas menemukan 4 ton kayu olahan dan 5 ton kayu yang belum diolah dan dalam bentuk gelondongan.

Setelah ditemukan, Rabu (28/10) sekira pukul 13.20 WIB, 10 orang petugas dari beberapa unsur tersebut, akhirnya memusnahkan kayu olahan dan kayu gelondong seberat 9 ton tersebut dengan mesin pemotong kayu dan memaku kayu illegal.

Kendati menemukan kayu illegal dalam kawasan TNGL, ujar Adi Nurul Hadi, petugas yang melakukan patroli atau razia ke kawasan blok hutan Deleng Mekhuntuh, tidak menemukan pelakunya. Menurutnya karena pelaku keburu melarikan diri sebelum petugas BBTNGL tiba di lokasi.

Tim BTNGL turun ke lokasi, setelah menerima banyak laporan yang masuk dari masyarakat, terkait masih terjadinya perambahan hutan dan pembalakan liar dalam kawasan ekosistem Leuser (KEL) di Aceh Tenggara.

Laporan sebelumnya, pada Rabu (7/10), petugas Reskrim Polres Aceh Tenggara juga mengamankan 2 ton kayu olahan di kawasan Deleng Mekhuntuh Kute Tanjung Leuser Darul Hasanah, yang berasal dari dalam kawasan hutan TNGL. Petugas kepolisian juga menemukan gergaji pembelah kayu, sedangkan pemilik berhasil melarikan diri. [ANTARA]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Jelang Milad GAM, Ableh Kandang : Kita Patuh Instruksi Mualem

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad GAM pada 4 Desember besok, Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pase akan menggelar serangkaian kegiatan. Ketua...

Jelang Milad GAM, Kapolres Pidie Sambangi Kombatan di Pedalaman Pidie

SIGLI | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 2020 besok, jajaran Polres Pidie menyisir kawasan pedalaman. Kali ini...

Kuras Harta Majikan Rp 61,4 Juta Lebih, Seorang Pembantu Diringkus Polisi di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pencurian berkedok pembantu rumah tangga kembali meresahkan warga kota Banda Aceh. Tak tanggung-tanggung, harta korban majikannya bernama Teuku Andryansyah...

BERITA TERKAIT

Jelang Milad GAM, Ableh Kandang : Kita Patuh Instruksi Mualem

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad GAM pada 4 Desember besok, Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pase akan menggelar serangkaian kegiatan. Ketua...

Jelang Milad GAM, Kapolres Pidie Sambangi Kombatan di Pedalaman Pidie

SIGLI | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 4 Desember 2020 besok, jajaran Polres Pidie menyisir kawasan pedalaman. Kali ini...

Kuras Harta Majikan Rp 61,4 Juta Lebih, Seorang Pembantu Diringkus Polisi di Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pencurian berkedok pembantu rumah tangga kembali meresahkan warga kota Banda Aceh. Tak tanggung-tanggung, harta korban majikannya bernama Teuku Andryansyah...