Polisi Tembak Mati Jaringan Internasional asal Aceh, 81 Kg Sabu Disita

BANDA ACEH | Personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh menembak mati seorang terduga penyelundup narkotika jenis sabu dan ekstasi. Tersangka berinisial JI ini ditembak mati di kawasan Bantayan, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada menuturkan, dalam penyelundupan tersebut, JI berperan sebagai tekong kapal atau boat. Ia bertugas menjemput narkotika jenis sabu sebanyak 81 kilogram dan ekstasi 20 kilogram di tengah laut pada 27 Oktober 2020 lalu.

“JI ditembak pada 30 Oktober 2020 karena berusaha melarikan diri saat disergap di sebuah rumah di Aceh Timur, sebelum meninggal, JI sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dalam perjalanan,” kata Irjen Wahyu Widada dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (3/11).

Wahyu menjelaskan, penggerebekan JI bermula dari pengembangan yang dilakukan dari pelaku lainnya yang juga ditangkap pada hari yang sama. Rencananya, barang terlarang tersebut akan dipasok ke Kota Langsa, bahkan luar Aceh.

“Ini adalah jaringan internasional, karena barang ini dari luar juga,” ujarnya.

Menurutnya, dari hasil pengembangan diketahui bahwa JI sudah beberapa kali memasok narkotika dari negara luar ke Provinsi Aceh.

“Yang meninggal itu sudah beberapa kali memasukkan barang ini ke kita (Aceh),” ujarnya.

Selain menembak mati JI, tambahnya, petugas juga berhasil membekuk 8 tersangka lainnya. Bersama mereka, petugas juga mengamankan 5 mobil dengan berbagai merek.

“Ada 5 mobil yang kami amankan, masing-masing 1 Toyota Avanza, 1 Suzuki Ertiga, 2 Honda Jazz, dan 1 Toyota Alphard serta ada beberapa sepeda motor,” kata Wahyu. [TAGAR.ID]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT