Polda Sumut Amankan 55 Kg Sabu, Dua Kurir Ditembak Mati

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....

Polemik di MAA, Usman Lamreueng Minta Gubernur Aceh Segera Lantik Badruzzaman Sebagai Ketua

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kisruh Majelis Adat Aceh (MAA) mulai menyita perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Akademisi Universitas Abulyatama, Usman Lamreueng mangatakan, polemik...

MEDAN | ACEHJURNAL.COM – Polisi menggagalkan pengiriman 55 Kg sabu-sabu dari Medan menuju Surabaya dan Pekanbaru. Sebanyak 15 tersangka ditangkap dalam operasi ini, 2 di antaranya ditembak mati.

Dalam operasi ini, polisi membongkar jaringan baru pengedar narkoba. “Ini ada jaringan baru, sekarang pemesanan langsung dari Surabaya. Selama ini kita kenal Aceh-Medan-Pekanbaru dan Aceh-Medan-Jakarta, jadi hari ini ada juga jaringan baru yang kita bisa ungkap. Ada dari Surabaya yang akan mengambil barangnya,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Senin (20/7).

55 Kg sabu-sabu yang disita petugas Polsek Medan Baru, Patumbak, Sunggal, dan Kutalimbaru. Polsek Medan Baru menyita 40 Kg sabu-sabu dari jaringan pengedar narkoba Aceh-Medan-Surabaya. Mereka menggerebek Penginapan Citra Atsari, Jalan KH Wahid Hasyim, Sabtu (18/7).

Mereka menangkap 4 orang tersangka berinisial MRF (23), warga Aceh, bertugas sebagai kurir; RS (23) warga Aceh, sopir; W (49), warga Surabaya, kurir penjemput; dan HA (27), warga Surabaya, sopir sekaligus kurir.

Tersangka MRF tewas ditembak petugas. Dia disebutkan melakukan perlawanan saat pengembangan untuk mencari A, tersangka lainnya.

Sementara Polsek Patumbak menyita 11 Kg sabu-sabu, Polsek Sunggal mengamankan 3 Kg sabu-sabu, sedangkan Polsek Kutalimbaru menyita 1 Kg sabu-sabu. Narkotika ini disita dari jaringan pengedar narkoba Aceh-Medan-Pekanbaru.

“Total tersangka yang kita tangkap ada 15 orang, di mana 2 orang terpaksa dilakukan tindakan tegas keras tepat dan terukur, karena mengancam keselamatan petugas,” jelas Martuani.

Polisi juga menyita 6 unit kendaraan roda empat dan 5 unit kendaraan roda dua. Turut diamankan 27 unit telepon genggam. Alat komunikasi ini sedang didalami untuk pengembangan kasus.

Selain itu, petugas juga menemukan KTP palsu yang digunakan tersangka. “Kami akan berkoordinasi dengan tempat dikeluarkannya KTP2 palsu ini,” tegas Martuani.

Dalam kasus ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ancamannya hukuman mati, penjara seumur hidup dan pidana penjara selama 20 tahun,” tegas Martuani.[]

Sumber : Merdeka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

BERITA TERKAIT

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...