Peringatan Pramuka di Tengah Pandemi, Apel Terapkan Prokes

LANGSA | ACEHJURNAL.COM – Kwartir Daerah Pramuka Aceh menggelar Upacara Hari Pramuka ke-59 di Hutan Kota Langsa, Sabtu (7/11). Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan upacara digelar secara sederhana dengan mengedepankan protokol kesehatan. Kali ini, peringatan Upacara Pramuka mengusung tema

“Peran gerakan Pramuka ikut membantu dalam penanggulangan bencana Covid-19 dan bela negara”.

Sebelum mengikuti upacara, peserta diwajikan mencuci tangan pakai, pakai masker dan tetap jaga jarak.

Peserta mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan panitia saat mengikuti upacara Kwarda Pramuka Aceh. Foto : Taufik Ar Rifai
Peserta mencuci tangan pada tempat yang telah disediakan panitia saat mengikuti upacara Kwarda Pramuka Aceh. Foto : Taufik Ar Rifai

Perlu diketahui, Gerakan Praja Muda Karana atau Pramuka Indonesia dibentuk pada 14 Agustus 1961, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 Tahun 1961.

Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Aceh, Djufri Effendi dalam sambutannya mengajak anggota Pramuka membuat dua gerakan nasional yaitu gerakan kedisiplinan dan kepedulian pada masa pandemi Covid-19.

“Pada upacara sebelumnya, peringatan diikuti lima ribu lebih di Kabupaten Pidie. Namun di tengah pandemi, pelaksanaan upacara terbatas,” kata Djufri Effendi.

Sementara Ketua Mabicab kota Langsa, Usman Abdullah selaku inspektur upacara mengajak anggota Pramuka berada di garda depan dalam penanggulan covid-19.

Peserta mengenakan masker saat mengikuti upacara Kwarda Pramuka Aceh. Foto : Taufik Ar Rifai

Advertisement

Peserta mengenakan masker saat mengikuti upacara Kwarda Pramuka Aceh. Foto : Taufik Ar Rifai

“Salah satunya adalah gerakan kepedulian nasional yang mengajak masyarakat untuk saling membantu, saling peduli dan saling berbagi,” kata Usman Abdullah atau akrab disapa Toke Suum.

Sementara itu, Ketua Kwarda Pramuka Aceh, H. Muzakir Manaf secara terpisah mengajak semua gerakan Pramuka tetap pro aktif dalam menangani Covid-19.

Sapaan akrab Mualem ini menjelaskan, Kwarda Pramuka Aceh patut bersyukur tetap bisa eksis sebagai garda terdepan dalam tatanan sosial masyarakat. Salah satunya adalah pembentukan karakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal dan lebih baik pada masa depan.

“Saya berharap kedepan walaupun ditengah kondisi pandemi Covid-19 yang melanda kita semua, Kwarda Pramuka Aceh dapat tetap terus berkreasi dan berinovasi dalam upaya meningkatkan kualitasnya sebagai gugus depan melakukan tugas pokok sebagai sarana pendidikan karakter daerah,” kata Mualem via telepon seluler.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT