Acehjurnal.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat meluncurkan serangkaian inovasi digital untuk mempermudah akses informasi publik. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan transparansi dan partisipasi masyarakat.
Inovasi utama yang dihadirkan berupa pengoptimalan website resmi acehbaratkab.go.id dan portal gampong.id. Kedua platform digital ini dirancang sebagai sarana penyediaan informasi yang cepat, akurat, dan transparan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat, Erdian Mourny, menyatakan kesiapan layanan digital terbaru ini. “Masyarakat kini dapat lebih mudah mengakses berbagai data dan kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Menurut Erdian, kehadiran subdomain web tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat identitas digital desa dan daerah. “Website ini tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai cerminan identitas digital yang kuat,” jelasnya.
Tujuan pengembangan website ini, lanjut Erdian, adalah memudahkan masyarakat mengakses informasi secara transparan. “Ini sejalan dengan semangat keterbukaan informasi yang menjadi pilar pemerintahan modern,” tegasnya.
Diskominsa juga mengoptimalkan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk memastikan penyediaan informasi publik yang akuntabel. Optimalisasi ini merupakan amanat dari Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Layanan pembuatan email resmi dengan domain acehbaratkab.go.id turut disediakan untuk meningkatkan profesionalitas dan keamanan data. Fasilitas tanda tangan elektronik juga telah diluncurkan untuk menjamin keaslian dokumen dan mempercepat proses administrasi.
Pemkab Aceh Barat menyediakan layanan “Lapor Bupati Aceh Barat” berbasis WhatsApp dan media sosial. Kanal pengaduan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan secara cepat.
Setiap laporan yang masuk melalui kanal ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Hal ini menciptakan jalur komunikasi dua arah yang efektif antara masyarakat dan pemerintah.
Erdian Mourny menegaskan, berbagai layanan digital ini diharapkan menciptakan komunikasi yang lebih terbuka. “Keterbukaan menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” ucapnya.
Langkah inovatif ini merupakan wujud komitmen Pemkab Aceh Barat mewujudkan pemerintahan yang modern dan responsif. Dengan akses informasi yang mudah, partisipasi masyarakat diharapkan semakin meningkat.
Pemerintah daerah bertekad menciptakan ekosistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efisien. Aceh Barat siap menjadi contoh daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Sumber: AntaraNews



