Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Warga Beuruneun yang Meninggal di Jakarta

Miliki Sabu, Pemuda Langkahan Diamankan Polisi

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisil BS terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Warga Dusun Tgk Johan Gampong Alue Krak Kaye, Kecamatan Langkahan, Aceh...

Positif Covid-19, Seorang Dokter Spesialis Anak Meninggal Dunia

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Dunia kedokteran kembali berduka, menyusul dokter spesialis RSUD Langsa, Nurcsan Umar Lubis, SpA, dilaporkan meninggal dunia, Kamis hari ini (24/9/2020)...

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...

Gatot Nurmantyo Beberkan Dirinya Dicopot Sebagai Panglima TNI Karena Putar Fil G30S/PKI

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Presidium Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menceritakan kembali latar belakang dicopotnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Suami Salat Subuh, Istri Pasok Pria Ke Kamarnya di Langsa

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Warga Gampong Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa geram. Pasalnya, warga mendapati paangan non muhrim yang diduga melakukan...

JAKARTA | ACEHJURNAL – Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Zakaria (60), warga Beuruneun, Pidie dari Jakarta, Senin (6/7/2020).

BPPA dalam siaran pers yang dikirim ke Biro Humas dan Protokol Setda Aceh menyebutkan, almarhum berasal dari Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Jakarta Timur, Minggu (5/7/2020), sekira pukul 11.00 WIB.

Kepala BPPA Almuniza Kamal mengatakan, pemulangan jenazah almarhum Zakaria menggunakan pesawat Batik Air melalui Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.45 WIB tadi pagi.

“Mungkin sekitar pukul 10.35 WIB, jenazah almarhum sudah tiba di Aceh (Bandara Sultan Iskandar Muda). Selanjutnya dibawa pulang ke kampung halamannya di Beureunuen,” kata Almuniza Kamal.

Pemulangan jenazah ini, tambah Almuniza, seperti yang dilakukan BPPA sebelumnya merupakan amanah dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh H Ir Nova Iriansyah.

“Kita akan selalu memfasilitasi pemulangan jenazah warga Aceh yang meninggal di Jakarta atau Jabodetabek. Karena ini merupakan bagian dari fardhu kifayah,” ujar Almuniza Kamal.

Almarhum selama ini tinggal di Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, bersama seorang isteri dan memang sudah menderita berbagai penyakit.

“Sejak awal, Almarhum sudah menderita berbagai macam penyakit. Sudah komplikasi, karena beliau juga sudah tua,” kata Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Klender, Iswanda Rasyid, yang berada di lokasi.

Sebelum meninggal, tambah Iswanda, almarhum yang sehari-hari sebagai penjahit itu, tengah menjahit di rumahnya.

“Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, (pagi kemarin), beliau tiba-tiba mengeluh sakit, dan langsung dibawa ke rumah sakit. Kemudian ada sekitar satu jam, beliau sudah meninggal,” kata Iswanda.

Almarhum selama ini, hanya tinggal bersama isteri. Sementara tiga orang anaknya sudah menuntut ilmu di pesantren, dan tinggal di asrama.

“Ia hidupnya hanya serba berkecukupan. Apalagi tempat tinggalnya di kawasan yang padat penduduk, jalan masuk ke rumahnya juga sangat sempit,” ujarnya.

Iswanda menceritakan, almarhum aktif dalam organisasi paguyuban masyarakat Aceh di Jakarta, TIM. Apalagi ada kegiatan-kegiatan sesama masyarakat Aceh.

“Almarhum sangat tinggi silaturrahminya, setiap ada kegiatan di TIM cabang beliau selalu hadir. Apabila ada musibah orang meninggal, almarhum hadir tanpa melihat status sosialnya, baik orang kurang mampu atau orang kaya,” kisahnya.

Selain itu, tambahnya, almarhum yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Zek, dinilai sangat humoris dan bisa berteman dengan siapa saja, mulai dari yang muda hingga seumuran dengannya.

“Kalau ada kegiatan di Meunasah Aceh di Klender, almarhum tidak segan-segan ikut membantu memasak, dan lainnya yang bisa almarhum dapat kerjakan,” katanya.

Iswanda juga menyutkan, almarhum merantau ke Jakarta sejak terjadinya konflik di Aceh. Sejak tahun 1991 pula, almarhum membuka usaha menjahit di rumah kontrakannya guna memenuhi kebutuhan keluarganya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Miliki Sabu, Pemuda Langkahan Diamankan Polisi

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisil BS terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Warga Dusun Tgk Johan Gampong Alue Krak Kaye, Kecamatan Langkahan, Aceh...

Positif Covid-19, Seorang Dokter Spesialis Anak Meninggal Dunia

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Dunia kedokteran kembali berduka, menyusul dokter spesialis RSUD Langsa, Nurcsan Umar Lubis, SpA, dilaporkan meninggal dunia, Kamis hari ini (24/9/2020)...

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...

Related Articles

Miliki Sabu, Pemuda Langkahan Diamankan Polisi

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM - Seorang pria berinisil BS terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian. Warga Dusun Tgk Johan Gampong Alue Krak Kaye, Kecamatan Langkahan, Aceh...

Positif Covid-19, Seorang Dokter Spesialis Anak Meninggal Dunia

LANGSA | ACEHJURNAL.COM - Dunia kedokteran kembali berduka, menyusul dokter spesialis RSUD Langsa, Nurcsan Umar Lubis, SpA, dilaporkan meninggal dunia, Kamis hari ini (24/9/2020)...

Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar...