Pemerintah Aceh Pulangkan Jenazah Warga Beuruneun yang Meninggal di Jakarta

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

Google Pilih Noken Papua Hari Ini

JAKARTA | Google pada hari ini (4/12) memilih noken Papua sebagai bagian dari Google Doodle dalam merayakan hari pengakuan tas tradisional masyarakat Papua tersebut...

Massa Kibarkan Bendera Bintang Bulan di Masjid Raya Baiturrahman

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kendati adanya himbauan pemerintah agar tidak mengibarkan dulu bendera Bulan Bintang di Aceh tak digubris warga. Hari ini, Jumat (4/12) massa...

JAKARTA | ACEHJURNAL – Pemerintah Aceh melalui Badan Perhubungan Pemerintah Aceh (BPPA) memfasilitasi pemulangan jenazah Zakaria (60), warga Beuruneun, Pidie dari Jakarta, Senin (6/7/2020).

BPPA dalam siaran pers yang dikirim ke Biro Humas dan Protokol Setda Aceh menyebutkan, almarhum berasal dari Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Islam Jakarta Pondok Kopi, Jakarta Timur, Minggu (5/7/2020), sekira pukul 11.00 WIB.

Kepala BPPA Almuniza Kamal mengatakan, pemulangan jenazah almarhum Zakaria menggunakan pesawat Batik Air melalui Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.45 WIB tadi pagi.

“Mungkin sekitar pukul 10.35 WIB, jenazah almarhum sudah tiba di Aceh (Bandara Sultan Iskandar Muda). Selanjutnya dibawa pulang ke kampung halamannya di Beureunuen,” kata Almuniza Kamal.

Pemulangan jenazah ini, tambah Almuniza, seperti yang dilakukan BPPA sebelumnya merupakan amanah dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh H Ir Nova Iriansyah.

“Kita akan selalu memfasilitasi pemulangan jenazah warga Aceh yang meninggal di Jakarta atau Jabodetabek. Karena ini merupakan bagian dari fardhu kifayah,” ujar Almuniza Kamal.

Almarhum selama ini tinggal di Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, bersama seorang isteri dan memang sudah menderita berbagai penyakit.

“Sejak awal, Almarhum sudah menderita berbagai macam penyakit. Sudah komplikasi, karena beliau juga sudah tua,” kata Ketua Taman Iskandar Muda (TIM) Cabang Klender, Iswanda Rasyid, yang berada di lokasi.

Sebelum meninggal, tambah Iswanda, almarhum yang sehari-hari sebagai penjahit itu, tengah menjahit di rumahnya.

“Namun, sekitar pukul 10.00 WIB, (pagi kemarin), beliau tiba-tiba mengeluh sakit, dan langsung dibawa ke rumah sakit. Kemudian ada sekitar satu jam, beliau sudah meninggal,” kata Iswanda.

Almarhum selama ini, hanya tinggal bersama isteri. Sementara tiga orang anaknya sudah menuntut ilmu di pesantren, dan tinggal di asrama.

“Ia hidupnya hanya serba berkecukupan. Apalagi tempat tinggalnya di kawasan yang padat penduduk, jalan masuk ke rumahnya juga sangat sempit,” ujarnya.

Iswanda menceritakan, almarhum aktif dalam organisasi paguyuban masyarakat Aceh di Jakarta, TIM. Apalagi ada kegiatan-kegiatan sesama masyarakat Aceh.

“Almarhum sangat tinggi silaturrahminya, setiap ada kegiatan di TIM cabang beliau selalu hadir. Apabila ada musibah orang meninggal, almarhum hadir tanpa melihat status sosialnya, baik orang kurang mampu atau orang kaya,” kisahnya.

Selain itu, tambahnya, almarhum yang lebih dikenal dengan panggilan Pak Zek, dinilai sangat humoris dan bisa berteman dengan siapa saja, mulai dari yang muda hingga seumuran dengannya.

“Kalau ada kegiatan di Meunasah Aceh di Klender, almarhum tidak segan-segan ikut membantu memasak, dan lainnya yang bisa almarhum dapat kerjakan,” katanya.

Iswanda juga menyutkan, almarhum merantau ke Jakarta sejak terjadinya konflik di Aceh. Sejak tahun 1991 pula, almarhum membuka usaha menjahit di rumah kontrakannya guna memenuhi kebutuhan keluarganya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

BERITA TERKAIT

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...