HomeDaerahPemerintah Aceh Barat Rencanakan Penutupan Tujuh Sekolah, Siswa SDN Paya Baro Menangis...

Pemerintah Aceh Barat Rencanakan Penutupan Tujuh Sekolah, Siswa SDN Paya Baro Menangis Khawatir Harus Pindah ke Sekolah Jauh

Acehjurnal.com – Sejumlah siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Paya Baro di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, menangis histeris setelah mengetahui rencana pemerintah setempat untuk menutup sekolah mereka. Kekhawatiran utama mereka adalah harus berpindah ke sekolah lain yang berjarak lima kilometer dari desa tempat tinggal mereka.

Selain jarak yang jauh, rute menuju sekolah pengganti tersebut harus melalui jalan bebatuan di kawasan perkebunan kelapa sawit dan hutan. Kondisi jalan yang sulit dan berbahaya menjadi alasan kuat kekhawatiran para siswa dan orang tua.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memang berencana menutup tujuh sekolah di wilayahnya. Alasannya, jumlah siswa di sekolah-sekolah tersebut dinilai tidak memenuhi standar nasional yang ditetapkan. Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN Paya Baro.

Rencana penutupan ini menuai respons emosional dari para siswa. Banyak dari mereka yang tidak dapat menahan tangis ketika mendengar kabar tersebut. “Kami tidak mau pindah sekolah, jalannya jauh dan berbahaya,” ujar salah seorang siswa dengan suara terisak.

Para orang tua juga menyatakan keprihatinan yang sama. Mereka khawatir dengan keselamatan anak-anaknya jika harus menempuh perjalanan panjang setiap hari. “Anak-anak masih kecil, harus lewat hutan dan kebun sawit sendiri, itu sangat berisiko,” tutur seorang wali murid.

Kebijakan penutupan sekolah ini didasarkan pada evaluasi jumlah peserta didik yang tidak mencapai batas minimum. Pemerintah daerah berargumen bahwa efisiensi dan kualitas pendidikan menjadi pertimbangan utama.

Namun, dampak sosial dan keselamatan siswa tampaknya belum sepenuhnya dipertimbangkan. Masyarakat setempat berharap ada solusi alternatif yang dapat mempertahankan sekolah tanpa mengabaikan standar nasional.

Sampai saat ini, belum ada keputusan final mengenai waktu pelaksanaan penutupan. Pemerintah masih melakukan kajian lebih mendalam terhadap rencana tersebut.

Warga berharap adanya dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencari jalan tengah. “Kami mohon pemerintah mendengarkan keluhan kami dan mencari solusi terbaik,” imbuh perwakilan orang tua.

Kejadian ini terjadi pada 20 September 2025 sekitar pukul 21.42 WIB. Situasi di SDN Paya Baro masih tegang menunggu kepastian kebijakan dari pemangku kepentingan.

Sumber: Berita asli dari Aceh Barat, 20 September 2025.

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News