Acehjurnal.com – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengunjungi Pameran Sejarah dan Kebudayaan Aceh di Kompleks Gunongan, Banda Aceh, pada Senin (24/11/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangkaian Gerakan Kebudayaan Indonesia yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan di Provinsi Aceh.
Pameran tersebut menampilkan sebanyak 200 koleksi benda bersejarah serta dokumen penting. Seluruh koleksi yang dipamerkan berasal dari rentang tahun 1873 hingga 1903, periode yang memiliki signifikansi historis mendalam bagi Aceh.
Lokasi pameran di Gunongan, Banda Aceh, dipilih karena nilai sejarah dan budayanya yang tinggi. Gunongan sendiri merupakan salah satu situs cagar budaya yang merepresentasikan warisan Kesultanan Aceh Darussalam.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon tampak menyaksikan langsung berbagai koleksi yang dipajang. Dalam kunjungannya, Menteri didampingi oleh sejumlah pejabat terkait dan kurator pameran.
Pameran ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan budaya nasional. Melalui exhibisi ini, publik dapat menyelami jejak sejarah Aceh pada kurun waktu akhir abad ke-19.
Koleksi yang dipamerkan mencakup berbagai artefak dan dokumen yang merekam kehidupan sosial, budaya, dan politik Aceh masa lalu. Periode 1873-1903 merupakan masa penting dalam sejarah Aceh, termasuk masa Perang Aceh.
Penyelenggaraan pameran diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Aceh. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman sejarah generasi muda.
Melalui Gerakan Kebudayaan Indonesia, Kementerian Kebudayaan berupaya menghidupkan kembali warisan budaya di berbagai daerah. Aceh dipilih sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan karena kekayaan budayanya yang luar biasa.
Pameran ini terbuka untuk umum dan dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat. Pengunjung dapat memperoleh wawasan mendalam tentang sejarah lokal Aceh melalui benda-benda yang dipamerkan.
Keberadaan pameran semacam ini dinilai penting untuk menjaga ingatan kolektif bangsa. Warisan budaya yang terpelihara dengan baik akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pembangunan karakter bangsa di masa depan.
Rangkaian kegiatan Gerakan Kebudayaan Indonesia di Aceh akan berlangsung dalam periode tertentu. Pameran di Gunongan menjadi salah satu agenda utama dalam serangkaian kegiatan kebudayaan tersebut.
Dengan diselenggarakannya pameran ini, diharapkan dapat membangkitkan kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur. Pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Sumber: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/agr



