Ombudsman Minta Jalan Penghubung Sibigo – Halafan segera Dikerjakan

Sinabang | AcehJurnal.com – Kepala Ombudsman RI Provinsi Aceh, Dr Taqwaddin dan tim melakukan kunjungan kerja selama enam hari ke Pulau Siemeulu (16/8/21 — 21/8/21), yaitu dari hari Senin hingga Sabtu.
“Tujuan kunjungan saya kali adalah untuk melakukan supervisi pelayanan publik di Kabupaten Siemeulu. Banyak hal yang sudah saya lihat secara langsung fakta pelayanan publik di sini,” kata Dr Taqwaddin melalui keterangan, Jumat (20/8/2021).
Selain melakukan supervisi, tim Ombudsman RI Aceh juga mengevaluasi standar pelayanan pada beberapa instansi yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menjelaskan, beberapa instansi dievalusi adalah : DPMPTSP, Disdukcapil, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan lainnya. Sedangkan pada instansi vertikal, Tim Ombudsman RI Aceh yang langsung dipimpin oleh Kepala Perwakilan ini juga melakukan evaluasi pelayanan publik pada Polres, Kantor Pertanahan, Pelayanan Bank BSI, dan Pelayanan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas).
“Sebagai representasi dari Lembaga Negara yang fungsinya mengawasi pelayanan publik (Ombudsman RI), saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih bahwa semua instansi di atas, sudah memampangkan standar pelayanan publik sesuai perintah UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” tambah Dr Taqwaddin.
Setelah mengunjungi banyak instansi tersebut, termasuk mensupervisi puskesmas, sekolah, dan infrastruktur jalan ke seluruh Pulau Siemeulu, ia juga mengapresiasi atas kemajuan Siemeulu dalam 4 terakhir.
“Alhamdulillah kunjungan saya kali ini hampir bisa keliling Pulau Siemeulu, kecuali ke Halafan karena jalannya masih agak susah menggunakan mobil. Sedangkan ke kecamatan lainnya sudah terhubung dengan jalan aspal yang mulus,” ujar Dr Taqwaddin.
Terkait infrastruktur jalan, ia menyarankan agar Bupati Siemeulu mengupayakan proyek tersebut bisa segera selesai sehingga antar desa dan antar kecamatan di Siemeulu bisa mudah terkoneksi. Hal ini penting untuk memudahkan warga untuk saling berinteraksi dengan saudaranya yang berada pada desa atau kecamatan yang berbeda.
Selain itu dengan adanya infrastruktur jalan yang mulus, tentu akan memudahkan akses para wisatawan untuk bisa menikmati keindahan ke seluruh pelosok Pulau Siemeulu.
“Empat tahun lalu saya ke sini, infrastruktur jalan di Pulau Simeulue belum sebagus sekarang ini dan belum saling terhubung. Sekarang Alhamdulillah sudah saling terhubung dengan mulus, kecuali ke Kecamatan Halafan”, ujarnya lagi.
Akademisi Hukum ini menambahkan, saat ini untuk menuju ke Kecamatan Halafan, warga masyarakat masih menggunakan rakit dengan ongkos sepeda motor Rp 15.000 /unit dan mobil Rp 100.000/unit. Ia merincikan, jika sehari berangkat ke Halafan pergi-pulang menggunakan mobil maka ongkos rakit Rp 200.000.
“Ini tentu tidak murah bagi warga yang membawa hasil alam atau hasil laut dari Halafan ke Sinabang tempat Ibukota Kabupaten,” ujarnya lagi.
Maka karenanya, Dr Taqwaddin minta agar Bupati mengupayakan segera selesainya jalan tembus Sibigo ke Halafan, apakah itu menggunakan dana Otsus APBA atau sumber dana lainnya.
“Menyahuti saran ini, Bupati Siemeulu menyampaikan terima kasih dan berkomitmen untuk melaksanakan masukan saran dari Ombudsman RI Aceh,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT