TAKENGON | ACEHJURNAL. COM – Innalilahi wa innailahi Rajiun.Ibni Faisal bin Sulaiman Aman Sufi, kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) meninggal dunia. Almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Senin (17/1) sekira pukul 17.30 WIB di RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.
Kabar duka itu disampaikan langsung oleh Fauzan Azima, abang kandung almarhum yang juga menjabat sebagai Panglima GAM wilayah Linge.
“Iya benar. Almarhum adik saya sudah berpulang ke rahmatullah, ” ujar Fauzan Azima kepada AcehJurnal.com, Rabu (19/1) malam.
Selama ini, almarhum diketahui sudah menderita penyakit lambung kronis. Bahkan dalam dua bulan terakhir, kesehatan almarhum semakin menurun dan terkena stroke.
Almarhum yang sehari hari berprofesi sebagai pekebun ini meninggalkan satu istri dan dua anaknya. Fauzan menceritakan, almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai sosok sederhana dan murah hati. Saat konflik masih berkecamuk, almarhum merupakan salah satu pengawal ring satu Mualem.
“Almarhum sempat mengawal Mualem pada akhir tahun 2003 lalu hingga menjelang damai. Saat itu almarhum bersama kombatan GAM wilayah Linge yang turut menjemput Mualem di kawasan perbatasan Aceh Utara – Bener Meriah hingga mengawalnya di kawasan hutan Batee Iliek, ” ucap Fauzan Azima. []