Acehjurnal.com – Mantan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, meminta dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, untuk percepatan pembangunan terowongan Geurutee. Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (26/2).
Pembangunan terowongan yang menghubungkan Banda Aceh dengan Takengon ini dinilai sangat strategis bagi pengembangan ekonomi dan konektivitas wilayah di Aceh. Muzakir Manaf menekankan bahwa infrastruktur tersebut akan mempersingkat jarak tempuh dan membuka akses bagi daerah terpencil.
“Terowongan Geurutee bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang pemerataan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat Aceh, khususnya di daerah pegunungan,” ujar Muzakir Manaf dalam pertemuan tersebut.
Ia menjelaskan, dengan adanya terowongan, waktu tempuh dari Banda Aceh ke Takengon yang sebelumnya memakan waktu sekitar 7-8 jam dapat dipangkas menjadi hanya 2-3 jam. Hal ini akan mendorong mobilitas barang, jasa, dan manusia secara signifikan.
Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menggerakkan sektor pariwisata, pertanian, dan perdagangan di kawasan Aceh Tengah dan sekitarnya. Muzakir menambahkan, pembangunan terowongan akan memberikan dampak multiplier effect yang besar bagi perekonomian daerah.
Menteri PPN Suharso Monoarfa menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan berjanji akan menindaklanjuti permintaan tersebut. Ia menyatakan bahwa pemerintah pusat terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
“Kami apresiasi masukan dan inisiatif dari Pak Muzakir Manaf. Terowongan Geurutee akan kami kaji lebih mendalam sebagai bagian dari program strategis nasional, khususnya untuk percepatan pembangunan di Aceh,” kata Suharso.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Kementerian PPN/Bappenas serta perwakilan dari Pemerintah Aceh. Dialog berlangsung konstruktif dengan fokus pada sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Muzakir Manaf, yang juga merupakan tokoh masyarakat Aceh, menyatakan optimismenya bahwa proyek ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat diwujudkan dalam bentuk alokasi anggaran dan percepatan proses perencanaan.
“Kami berharap Bappenas dapat memasukkan terowongan Geurutee dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sehingga pembangunannya dapat segera dimulai,” pungkasnya.
Pembangunan terowongan Geurutee telah lama menjadi wacana dan harapan masyarakat Aceh, khususnya yang tinggal di wilayah dataran tinggi. Realisasi proyek ini diyakini akan menjadi lompatan besar bagi kemajuan dan kesejahteraan Aceh secara keseluruhan.
Sumber: Kementerian PPN/Bappenas



