Mulai Besok, Arab Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Parsial

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

Di Tengah Pandemi, Investor Korea Tertarik Investasi Pengolahan Air Minum di KEK Arun

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Di tengah pandemi covid-19, persahaan asal Korea Selatan, Daejin berencana melakukan investasi di Kawasan Khusus Ekonomi (KEK) Arun kota Lhokseumawe....

Polemik di MAA, Usman Lamreueng Minta Gubernur Aceh Segera Lantik Badruzzaman Sebagai Ketua

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kisruh Majelis Adat Aceh (MAA) mulai menyita perhatian dari berbagai elemen masyarakat. Akademisi Universitas Abulyatama, Usman Lamreueng mangatakan, polemik...

RIYADH | ACEHJURNAL.COM – Arab Saudi akan mencabut secara parsial pembatasan penerbangan internasional per 15 September guna mengizinkan “kategori luar biasa” bagi warga negara dan warga yang hendak bepergian, demikian Kantor Berita SPA pada Minggu.

Kerajaan akan menghapus semua pembatasan perjalanan darat, laut dan udara bagi warga negara pada 1 Januari 2021, katanya.

Pada Maret kerajaan Arab Saudi menangguhkan penerbangan internasional guna mencegah penyebaran virus corona.

Kategori luar biasa mencakup pegawai sektor militer dan umum, diplomat beserta keluarganya, mereka yang bekerja di sektor swasta publik atau nirlaba di luar negeri, pengusaha, pasien yang membutuhkan pengobatan di luar negeri, mereka yang belajar di luar negeri serta orang-orang dengan kasus kemanusiaan dan tim olahraga.

Warga negara GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) dan warga asing dengan tempat tinggal yang sah atau visa pengunjung akan diperbolehkan memasuki kerajaan mulai 15 September dengan syarat membawa hasil tes bahwa mereka negatif COVID-19.

Kerajaan menerapkan langkah ketat untuk menekan penyebaran COVID-19 pada Maret, termasuk jam malam di sebagian besar kota.

Arab Saudi hingga kini mencatat 325.651 kasus COVID-19 dan 4.268 kematian.[]

Sumber : ANTARA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

BERITA TERKAIT

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...