Acehjurnal.com – Gubernur Aceh, Mualem, secara resmi membuka gelaran Aceh Perkusi 2025 pada hari ini. Acara yang bertujuan mempromosikan seni musik tradisional dan modern tersebut digelar di halaman Museum Aceh, Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Mualem menyatakan bahwa Aceh Perkusi 2025 menjadi wadah penting bagi pelestarian dan pengembangan budaya lokal. “Kegiatan ini tidak hanya mempertunjukkan kekayaan seni kita, tetapi juga memperkuat identitas kebudayaan Aceh di kancah nasional,” ujarnya.
Gelaran tahunan ini menghadirkan berbagai pertunjukan perkusi dari sejumlah daerah di Aceh. Peserta terdiri dari musisi tradisional hingga kelompok perkusi kontemporer yang berasal dari kalangan pelajar dan komunitas seni.
Mualem menambahkan, event budaya seperti ini turut mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh. “Kita berharap Aceh Perkusi dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara,” katanya.
Aceh Perkusi 2025 berlangsung selama tiga hari ke depan dengan rangkaian kegiatan berupa pameran, workshop, dan kompetisi perkusi. Masyarakat umum dapat menikmati seluruh acara secara gratis.
Penyelenggara berkomitmen untuk menjaga kualitas acara serta menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung. Dukungan penuh juga diberikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.
Melalui gelaran ini, diharapkan terjadi pertukaran inspirasi antar-generasi dan antardaerah. Seni perkusi Aceh dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan diwariskan.
Gubernur mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam persiapan dan pelaksanaan Aceh Perkusi 2025. “Mari kita jaga semangat kebersamaan dan kecintaan pada seni budaya Aceh,” pungkas Mualem.
Sumber: CMS_Setting(‘tagline’)



