Mualem dan TA Khalid Bersilaturrahmi Ke Rumah Ibunda Jubir GAM Komando Pusat

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Selundupkan Sabu Dalam Sandal, 2 Mahasiswi Aceh Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dua mahasiswi asal Kabupaten Bireuen dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Kedua mahasiswi tersebut, yakni berinisial NH (23) dan...

Kepala BI Aceh: Tidak Ada Pemindahan Dana Perbankan ke Luar Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM Kepala Bank Indonesia cabang Aceh Zainal Arifin Lubis menyatakan paska disahkannya Qanun LKS hingga kini tidak ada pemindahan dana yang...

LHOKSUKON | ACEHJURNAL.COM – Ketua KPA/PA, Muzakir Manaf alias Mualem dan anggota DPR RI asal Aceh TA Khalid berkunjung ke rumah Nek Safiah, ibunda dari almarhum Tgk Ismail Syahputra, juru bicara GAM Komando Pusat di Gampong Banda Baro, Aceh Utara, Minggu (23/8).

Informasi yang diperoleh, keduanya tiba sekira pukul 14.00 WIB dan disambut hangat Nek Sapiah beserta keluarganya. Turut hadir Ketua DPRK Aceh Utara, Tgk Arafah dan anggota DPRA, Ridwan Yunus.

“Alhamdulillah kita bisa bersilaturrahim bersama ibunda almarhum Tgk Ismail Syahputra. Kita kesana usai bersilaturrahim dengan Abu Paloh Gadeng. Setiba disana, ummi (Nek Sapiah) sangat terhari atas kedatangan kami,” kata TA Khalid ketika dikonfirmasi via telepon seluler.

Selama kunjungan, politisi Partai Gerindra ini mengaku sangat prihatin dengan kondisi Nek Sapiah yang usianya sudah lanjut. Begitu juga kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni. Apalagi, Nek Sapiah tinggal di rumah anaknya, Nurhayati yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Kita sangat berharap adanya dukungan pemerintah agar terus memperhatikan nasib keluarga konflik. Begitu juga soal kesejahteraan bagi kombatan GAM,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Related Articles

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...