MPU Aceh Tegaskan Pemain dan Pembeli Chip Layak Dicambuk

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh sebelumnya telah mengeluarkan fatwa Nomor 1 Tahun 2016 tentang Judi Online. Dalam fatwa ini diputuskan bahwa, judi online adalah bentuk permainan yang memasang taruhan, baik uang atau bentuk lain. Sistem permainan dan transaksinya juga melalui media internet maupun media sosial lainnya.
Menanggapi hal demikian, Wakil Ketua MPU Aceh, Tgk H. Faisal Ali menegaskan bahwa, penjual dan pembeli chip pada game Higgs Domino layak dihukum cambuk.

“Aturan ini tak hanya berlaku bagi pemain, tapi juga bagi penjual dan pembeli chip atau koine mas pada game Higgs Domino layak dihukum cambuk. Karena game itu termasuk jenis maisir (judi),” kata Tgk H. Faisal Ali via telepon seluler, Senin (26/10).

Sapaan akrab Lem Faisal ini menjelaskan, hukum bermain game judi online adalah haram. Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Aceh dan masyarakat wajib memberantas segala praktik perjudian di Aceh. Pasalnya, pemainan ini marak dilakukan mayoritas remaja dan muda-mudi hampir di setiap sudut warung-warung, baik di desa maupun kota.

Salah satu cara untuk memberantas praktik judi online adalah adanya peran dan dukungan semua elemen masyarakat.
Menurutnya, penerapan hukumannya tak hanya sebatas cambuk. Namun juga perlu diterapkan sanksi-sanksi sosial lainnya supaya dapat memberika efek jera bagi pelaku.

“Yang kita harapkan adalah adanya kemauan semua pihak untuk terlibat dalam mencegah permainan game online ini. Apalagi ini sudah jelas hukumnya haram. Tinggal sekarang adalah impelentasinya, karena kita lihat sekarang mayoritas pemuda mulai lalai di warkop-warkop. Saking lalainya, terkadang tidak lagi bekerja mencari rezeki dan bahkan sudah mengabaikan salat,” kata Lem Faisal. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT