HomeDaerahMinta Dana Otsus Aceh Tak Dihamburkan untuk PON, Ihsanuddin : Masih Banyak...

Minta Dana Otsus Aceh Tak Dihamburkan untuk PON, Ihsanuddin : Masih Banyak Rumah Dhuafa dan Masjid yang Harus Dibangun

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPR Aceh, Ihsanuddin mengatakan saat ini pihaknya belum melihat apapun aktifitas di lapangan terkait proses kontruksi venue-venue maupun proses pembangunan menuju pelaksanaan PON Aceh-Sumut tahun 2024. Ia mempertanyakan sejauh mana progres menuju persiapan PON Aceh-Sumut yang dilaksanakan pada 18-30 September 2024 mendatang.

“Sebagai anggota DPR Aceh, pada saat ini kami merasakan belum ada geliat apapun di lapangan terutama dalam proses kontruksi venue-venue yang ada. Ataupun belum adanya proses pembangunan menuju persiapan PON 2024,” kata anggota DPR Aceh, Ihsanuddin MZ dalam interupsinya pada sidang paripurna, Rabu (13/09/2023).

Perlu diketahui, Pemerintah pusat telah menetapkan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2024 (PON) XXI Aceh-Sumut pada September 2024 mendatang. Kendati demikian, persiapan Aceh sebagai tuan rumah pelaksanaan PON XXI tahun 2024 masih belum matang.

Padahal, proses lobi yang dilakukan Pemerintah Aceh kepada pusat untuk menjadi tuan rumah PON beberapa waktu lalu sangatlah panjang. Melihat progres yang hingga kini belum ada tanda apapun, Ihsan justru merasa sedih karena proses untuk mendapatkan tuan rumah PON beberapa waktu lalu adalah proses panjang. Namun hingga saat ini, DPR Aceh masih belum masih dengan kasat mata yang mengarah pada pelaksanaan PON XXI yang fasenya hanya tinggal hitungan bulan lagi.

“Alangkah sedihnya kita di Aceh, proses untuk mendapatkan tuan rumah PON ini adalah proses panjang dan berdarah-darah mengeluarkan aggaran yang luar biasa pada saat itu. Ini hanya untuk melobi KONI Pusat,” ujar Ihsanuddin MZ.

Politisi PPP ini lantas membandingkan proses pelaksanaan PON Papua tiga tahun lalu. Menurutnya, proses persiapan pelaksanaan PON XX yang dihelatkan di Papua dikerjakan cukup panjang. Bahkan, Pemerintah Pusat juga ikut mengucurkan anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp10,43 Triliun.

“Kucuran dana dari pemerintah pusat untuk PON Papua Rp 10,43 T dan proses pembangunannya berlangsung cukup panjang. Bertahun-tahun proses persiapan untuk itu agar event nasional itu maksimal,” ujar  Ihsanuddin.

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Aceh ini mengingatkan agar Pemerintah Aceh tidak menggunakan dana otsus untuk pelaksanaan PON Aceh-Sumut. Menurutnya, hal terpenting adalah bagaimana Pemerintah Aceh melobi pusat dengan skema anggaran melalui APBN. Ia menegaskan agar tidak bermain-main dengan dana otsus yang telah ada di Aceh.

“Apalagi digunakan untuk pelaksanaan PON 2024, ini penting kami ingatkan,” ucap Ihsanuddin MZ dengan tegas.

Ihsanuddin menjelaskan, jika merujuk pada UUPA Pasal 183, dana otsus itu digunakan untuk pembangunan dan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan. Sehingga masih banyak hal yang perlu diprioritaskan oleh Pemerintah Aceh dalam mengentaskan kemiskinan.

“Masih sangat banyak rumah duafa yang harus kita bangun, masjid dan sebagainya di Aceh. Ini harus menjadi catatan kita, sehingga tidak terlena anggaran ini harus kita alokasikan untuk PON karna PON adalah anggarannya dari APBN,” pungkasnya. [Parlementaria]

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News