Menteri Kelautan Dorong Ekspor Ikan Langsung Dari Aceh

JAKARTA | Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mendorong ekspor komoditas sektor kelautan dan perikanan dapat dilakukan langsung dari Provinsi Aceh. Dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap membantu pengembangannya.

“Potensi laut luar biasa, potensi ekspor juga kalau bisa langsung bawa dari Aceh,” kata Edhy Prabowo dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (11/3).

Menteri menyatakan menyetujui rencana pengembangan sektor kelautan dan perikanan di sejumlah kabupaten/kota di Aceh. Diantaranya Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kabupaten Nagan Raya.

Bahkan, dia menginstruksikan jajaran eselon satu Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mencatat kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing daerah tersebut.

Edhy juga telah beraudiensi dengan Bupati Aceh Barat, Bupati Nagan Raya dan perwakilan Kabupaten Aceh Barat Daya di Jakarta pada Senin (2/11) kemarin. Menurutnya, Provinsi Aceh memiliki potensi laut yang luar biasa dengan letak geografis yang berada di dekat negara tetangga, juga memungkinkan komoditas kelautan dan perikanan untuk langsung ekspor dari bumi Serambi Mekah.

Karenanya, Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan akan fokus di bidang budidaya, khususnya komoditas udang dan bidang perikanan tangkap.

“Nanti kita perkuat, cold storage jadi prioritas tambak jadi prioritas,” ucapnya.

Sementara Bupati Nagan Raya, M Jamin Idham menyebut panjang pantai wilayahnya mencapai 74 kilometer, 12 kilometer diantaranya berpotensi untuk dijadikan tambak udang.

Selain itu, ujar Jamin Idham, di daerah tersebut juga terdapat dua pangkalan pendaratan ikan (PPI) serta adanya persoalan tersumbatnya muara yang menyulitkan nelayan.

Di tempat yang sama, Bupati Aceh Barat Ramli MS mengajukan sejumlah usulan pembangunan di daerahnya di antaranya cold storage berkapasitas 200 ton. Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan agar suplai ikan di pasaran bisa terjaga, baik dari kualitas maupun harga ikannya lebih stabil.

Tak hanya itu, Ramli juga mengajukan tentang pembangunan pasar ikan higienis guna meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, penyediaan tempat jual beli yang nyaman, bersih, serta memenuhi standar sanitasi dan higienis.

Termasuk juga pembangunan sentra kuliner untuk menampung dan memasarkan produk-produk dari hasil kelautan dan perikanan serta terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Berikutnya pemberdayaan kampung nelayan maju untuk mewujudkan peningkatan ekonomi dan taraf hidup masyarakat nelayan di Kabupaten Aceh Barat. Terakhir, Ramli meminta bantuan ekskavator untuk percepatan pembangunan usaha budidaya melalui peningkatan infrastruktur kolam dan tambak budidaya serta jaringan irigasi yang memadai.[ANTARA]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Akun Fanpage Facebook UAS Hilang

Jakarta - Akun resmi Ustaz Abdul Somad Official yang ada di Fanpage Facebook mendadak hilang, sehingga tidak lagi bisa akses. Hingga kini masih belum...

Catatan Snouck Hurgronje Tentang Tradisi Berbuka Puasa Masyarakat Aceh

Selama bulan puasa hampir seluruh masyarakat gampong senang berkumpul di meunasah (masjid) untuk menunggu waktu magrib. Menjelang waktu berbuka, orang-orang kampung yang sudah berkumpul...

BRI Akan Segera Pamit dari Aceh

Banda Aceh - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menutup operasional di Aceh. Penutupan ini dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah...

BERITA TERKAIT

Akun Fanpage Facebook UAS Hilang

Jakarta - Akun resmi Ustaz Abdul Somad Official yang ada di Fanpage Facebook mendadak hilang, sehingga tidak lagi bisa akses. Hingga kini masih belum...

Catatan Snouck Hurgronje Tentang Tradisi Berbuka Puasa Masyarakat Aceh

Selama bulan puasa hampir seluruh masyarakat gampong senang berkumpul di meunasah (masjid) untuk menunggu waktu magrib. Menjelang waktu berbuka, orang-orang kampung yang sudah berkumpul...

BRI Akan Segera Pamit dari Aceh

Banda Aceh - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk akan menutup operasional di Aceh. Penutupan ini dalam rangka menindaklanjuti penerapan Qanun Lembaga Keuangan Syariah...