BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Menteri Agama, Jenderal (purn) Fachrul Razi mengatakan, Aceh sudah pantas menjadi contoh bagi daerah lain soal toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu, kerukunan dan toleransi beragama di Aceh sudah berjalan cukup baik sehingga harus tetap dipertahankan.
Hal ini disampaikan Menteri Agama, Jenderal (purn) Fachrul Razi saat melantik Pejuang Bravo 5 Aceh di Asrama Haji kota Banda Aceh pada Minggu (13/12) kemarin.
Turut hadir Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
“Aceh sudah pantas menjadi contoh daerah lain,” kata Jenderal (purn) Fachrul Razi.
Dalam sambutannya, Menteri Agama juga mengajak semua tokoh umat beragama harus saling bercengkerama. Tujuannya agar senantiasa menjaga keutuhan bangsa serta meningkatkan rasa persaudaraan dan empati antar sesama ummat beragama.
Perlu diketahui, Bravo 5 awalnya adalah relawan pendukung capres Jokowi -Ma’ruf yang kemudian menjadi ormas. Pelantikan Bravo 5 Aceh merupakan salah satu rangkaian kegiatan menteri Agama dalam kunjungan kerjanya ke Aceh.
Adapun susunan pengurusnya, ketua dijabat oleh Irun Sani dan Muhammad Harun sebagai sekretaris serta Mulyadi Muhammad sebagai bendahara. Sementara puluhan lainnya yang mengisi berbagai posisi dalam pengurusan DPD PBL Aceh.
Ketua DPD Bravo 5 Aceh Irun Sani dalam sambutannya mengatakan, selain menjaga toleransi dan kerukunan didalam masyarakat, pihaknya juga aktif membantu pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat terkait nilam, kopi dan beberapa komoditi lainnya. []



