Media Asing Kasus Kematian Tiga Ekor Harimau di Aceh Timur

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sejumlah media asing menyorot kasus temuan tiga ekor harimau Sumatera yang mati di kawasan Gampong Sri Mulyo Kecamatan Peunaron Kabupaten Aceh Timur.
Kepala BKSDA Aceh Agus Irianto menyebutkan, ketiga satwa liar yang dilindungi ini ditemukan mati akibat terkena jeratan .
Media populer Amerika Serikat, New York Post berjudul “3 critically endangered Sumatran tigers dead from snare trap injuries”. ¬†Pada laman ini disebutkan bahwa Harimau Sumatera yang dianggap telah terancam punah. Diyakini jumlahnya tersisa kurang dari 400 yang hidup di alam liar.
BACA JUGA : Tiga Ekor Harimau Ditemukan Mati Kena Jerat di Aceh Timur
Pada laman Sky News dengan judul : Indonesia : Three Sumatran tigers killed after getting caught in traps – as numbers dwindle to about 400.
Media kenamaan Inggris ini disebutkan bahwa tiga harimau Sumatera ini ditemukan mati akibat terkena jeratan yang dipasang di dua titik.
Jeratan yang dipasang ini semula ditujukan untuk berburu babi hutan. Namun malah mengenai sepasang harimau di lokasi dekat perkebunan kelapa sawit.
Selain itu, satu ekor harimau lainnya juga ditemukan mati dengan jarak 500 meter. Saat ditemukan, kondisi bangkai harimau ini terlihat mengenaskan dimana jeratan yang maish menempel di leher dan kaki hampir putus. Kasus penemuan tiga ekor harimau ini turut disorot media India.
Diberitakan sebelumnya, tiga ekor harimau Sumatera ditemukan mati akibat terkena jeratan babi di kawasan hutan di Kabupaten Aceh Timur. tim dokter hewan dari dari BKSDA Banda Aceh yang diketuai Agus Arianto segera datang melakukan autopsi untuk menentukan penyebab kematian harimau Sumatera itu.
“Kami mengecam insiden ini dan akan bekerja sama dengan lembaga penegak hukum dalam melakukan proses penyelidikan,” ujar Agus Arianto. []
Advertisement
Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT