HomeDaerahLedakan Tabung Gas Oksigen di Aceh Barat Tewaskan Dua Pekerja dan Rusak...

Ledakan Tabung Gas Oksigen di Aceh Barat Tewaskan Dua Pekerja dan Rusak Enam Rumah

Acehjurnal.com – Dua pekerja meninggal dunia akibat ledakan tabung gas oksigen di gudang penyimpanan di Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (5/10/2025) siang dan turut mengakibatkan kerusakan pada enam rumah di sekitarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengonfirmasi bahwa ledakan terdengar sekitar pukul 11.20 WIB. “Ledakan terdengar sekira pukul 11.20 WIB,” jelas Ronald, menambahkan bahwa warga setempat sempat panik mendengar suara ledakan yang besar tersebut.

Mengenai korban jiwa, Ronald menyatakan, “Dua korban yang diidentifikasi meninggal dunia, yang satu meninggal di lokasi, satu lagi sempat dievakuasi ke rumah sakit Cut Nyak Dhien.” Pernyataan ini disampaikannya saat menjawab pertanyaan media via sambungan telepon seluler.

Salah satu korban selamat dinyatakan tidak mengalami luka serius dan telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Getaran dari ledakan tersebut cukup kuat hingga menyebabkan perabotan di rumah terdekat berjatuhan.

Ronald memperjelas jangkauan dampak ledakan dengan menyebut, “Kalau jarak, yang memang berefek langsung (rumah), itu sekitar 20 meter.” Radius puluhan meter dari lokasi kejadian mengalami efek getaran yang signifikan.

Kondisi jenazah kedua korban dilaporkan sangat tragis. Video yang beredar luas di grup WhatsApp memperlihatkan situasi mencekam saat warga berusaha mengevakuasi salah satu korban ledakan tersebut.

Hingga Rabu siang, penyebab pasti ledakan tabung gas oksigen yang disimpan di pangkalan tersebut masih belum diketahui. Investigasi terus dilakukan untuk mengungkap faktor-faktor yang memicu insiden ini.

Petugas masih berada di lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk membatasi akses masyarakat. Tindakan ini dilakukan agar warga tidak melewati batas dan masuk ke lokasi yang berpotensi berbahaya.

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat setempat. Proses evakuasi dan identifikasi korban telah dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Pihak berwenang terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan. Koordinasi antara BPBD, kepolisian, dan instansi terkait lainnya tetap berjalan untuk menangani dampak ledakan.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya. Langkah pencegahan serupa diharapkan dapat menghindari terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Sumber: Liputan6.com

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News