Komisi V DPRA Tanyakan Kebijakan Pemerintah Terkait Covid-19

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Selundupkan Sabu Dalam Sandal, 2 Mahasiswi Aceh Ditangkap

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dua mahasiswi asal Kabupaten Bireuen dibekuk Tim Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Kedua mahasiswi tersebut, yakni berinisial NH (23) dan...

Kepala BI Aceh: Tidak Ada Pemindahan Dana Perbankan ke Luar Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM Kepala Bank Indonesia cabang Aceh Zainal Arifin Lubis menyatakan paska disahkannya Qanun LKS hingga kini tidak ada pemindahan dana yang...

Banda Aceh | ACEHJURNAL.COM Ketua Komisi V DPRA M. Rizal Falevi Kirani dalam Webinar Fisip Unsyiah terkait masalah pengananan Covid-19 di Aceh, Kamis (13/8) mengungkapkan bahwa pihak DPRA sudah meminta kepada pemerintah Aceh untuk diskusi lebih lanjut terkait pengambilan kebijakan dalam hal penangganan Covid-19. Namun pihak DPRA melihat pemerintah hanya melaksanakan kebijakan dari sisi penangganan medis namun tidak ada penangganan secara detail oleh pemerintah Aceh.

Lebih lanjut Falevi Kirani menjelaskan, saat ini semua pasien merujuk pada Rumah Sakit Zainal Abidin sedangkan pemerintah sudah menunjuk 11 rumah sakit lain untuk penangganan Covid-19 sehingga menimbulkan pertanyaan dan menyebabkan beberapa tim medis kewalahan dengan jumlah pasien dan juga kesejahteraan tim medis yang membantu di rumah sakit yang masih dipertanyakan.

“Kami melihat bahwa pemerintah masih belum melakukan banyak hal untuk pandemi ini termasuk kebijakan untuk kesejahteraan tim medis hingga kebijakan dalam memperketat perbatasan. Kami sudah sampaikan dari April, namun suratnya baru keluar Agustus,” ujarnya.

Bertambah 92 Kasus Positif Covid-19

Data Covid-19 terkini, terjadi penambahan 92 kasus baru. Ini menjadikan angka kumulatif positif Covid di Aceh mencapai 893 orang. Distribusinya 572 orang dalam penanganan tim medis di rumah sakit rujukan, 241 orang telah dinyatakan sembuh, 26 meninggal dunia. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG) merilis prevalensi kasus Covid-19 di Aceh.

“Dari 92 kasus positif baru, 48 orang berasal dari Aceh Besar. 27 dari Banda Aceh. Pidie dan Aceh Selatan masing-masing 4 kasus. Sementara Simuelue, Singkil, Bireuen, Nagan Raya, Sabang, Lhokseumawe, dan Subulussalam masing-masing satu kasus baru, sisanya dari luar daerah 2 kasus. Sedangkan yang meninggal dunia dari Sabang dan Subulussalam masing-masing 1 orang,” rinci SAG.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh Aceh hari ini bertambah 2 orang, yang secara akumulatif menjadi 2.391 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.341 orang sudah selesai masa pemantauan, dan sebanyak 50 orang masih dalam pemantauan Tim Gugus Tugas Covid-19.[Parlementaria]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...

Related Articles

Kisah Sukses Pertanian di Thailand (I)

Selama 50 tahun terakhir, Thailand telah berkembang dari negara berpenghasilan rendah yang hanya menghasilkan komoditas kebutuhan dasar, naik ke taraf ekonomi tingkat menengah dan...

Bertindak Asusila, Pekerja Terapis Dibekuk Polresta Banda Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - MZ (22) terpaksa meringkuk sel tahanan Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. Pria asal Bireuen ini dilaporkan atas kasus pelecehan...

Air Asia, Kolapsnya Industri Penerbangan dan Masa Depan Pariwisata Paska Pandemi

Oleh: Jabal Ali Husin Sab* Sektor industri yang paling berdampak dari pandemi covid-19 adalah industri penerbangan. Industri penerbangan mengalami revolusi besar sejak 2000'an dengan hadirnya...