Acehjurnal.com – Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh menyerahkan bantuan 8,1 ton ikan segar kepada masyarakat Kabupaten Aceh Tengah. Penyerahan tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.
Bantuan ikan segar disalurkan secara simbolis di Aula Setdakab Aceh Tengah, Selasa (20/2). Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
“Pemberian ikan segar ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita yang rentan terhadap stunting,” ujar Ketua Forikan Aceh dalam sambutannya.
Ikan dikenal sebagai sumber protein hewani yang berkualitas tinggi dan mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk perkembangan otak dan pertumbuhan anak. Konsumsi ikan secara teratur diharapkan dapat menekan angka stunting di Aceh Tengah.
Forikan Aceh berkolaborasi dengan Dinas Perikanan setempat untuk memastikan ikan yang dibagikan masih dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Sebanyak 8,1 ton ikan tersebut terdiri dari berbagai jenis ikan laut dan air tawar.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Mari kita bersama-sama memerangi stunting dengan gemar makan ikan,” tambahnya.
Penyaluran ikan dilakukan melalui kelompok masyarakat dan posyandu yang ada di beberapa kecamatan. Pendistribusian diprioritaskan pada daerah dengan prevalensi stunting yang tinggi.
Selain penyerahan ikan, Forikan Aceh juga menggelar sosialisasi tentang pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan pencegahan stunting. Kegiatan edukasi ini melibatkan kader kesehatan dan penyuluh perikanan.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa ikan tidak hanya enak, tetapi juga sangat menyehatkan. Terutama untuk mendukung tumbuh kembang anak,” jelas seorang narasumber dari Forikan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung program peningkatan konsumsi ikan. Langkah ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam penurunan angka stunting.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Forikan Aceh. Ini sangat membantu upaya kami dalam menangani masalah gizi buruk,” ujar perwakilan pemerintah daerah.
Ke depan, Forikan Aceh berencana memperluas distribusi bantuan serupa ke kabupaten lainnya yang juga memiliki kasus stunting tinggi. Harapannya, intervensi gizi melalui ikan dapat menjangkau lebih banyak keluarga.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian paket ikan secara langsung kepada perwakilan penerima manfaat. Masyarakat tampak antusias menyambut bantuan tersebut.
Sumber: Forikan Aceh



