Kerap Bertugas di Luar Kamp, UNHCR Dianggap Lalai Tangani Rohingya

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM – Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau Komisariat Tinggi PBB (UNHCR) dianggap telah lalai sehingga menyebabkan kaburnya puluhan warga etnis Rohingya dari Kamp sementara di BLK Lhokseumawe dalam beberapa hari terakhir. Ketua Satuan Tugas Penanganan Pengungsi Rohingya Kota Lhokseumawe Ridwan Jalil mengatakan, kaburnya etnis manusia perahu ini akibat kurangnya penanganan serius dari UNHCR sehingga memudahkan mereka kabur dari barak penampungan.

“Ini mutlak kesahalahan dari UNHCR. Sebagai penanggung jawab, UNHCR seharusnya memberikan informasi ke tim Satgas, jangan malah pura-pura tidak tahu,” kata Ridwan Jalil melalui pers rilis yang dikirimkan ke AcehJurnal.com pada Rabu (25/11) malam.

Ridwan mengatakan, sebagai bagian dari lembaga PBB untuk urusan pengungsi, UNHCR masih belum menjalankan tugas dengan baik dalam menangani pengungsi Rohingya. Oleh karena itu, pihaknya menanyakan kapabilitas dan kemampuan pihak UNHCR dalam menangani etnis Rohingya. Menurutnya, selama ini pihak UNHCR tidak merespon sedikit pun tanggapan mereka. Pasalnya, tidak ada alasan bagi UNHCR menggantungkan kepada pemerintah terkait tentang penanganan pengungsi Rohingya.

” Itu sudah tugas UNHCR, pemerintah hanya memfasilitasi dan memberikan penampungan sementara saja,” ujarnya lagi.

Ridwan menambahkan, tidak ada ragulasi yang mengharuskan UNHCR ketergantungan kepada pemerintah daerah menyangkut anggaran dalam menangani pengungsi rohingya. Secara aturannya, UNHCR memiliki otoritas penuh dalam menangani masalah pengungsi Rohingya.

Bahkan, selama ini pihaknya kerap mendapat informasi jika petugas UNHCR tidak berada di kamp pengungsian. Sehingga profesionalitas mereka dalam betugas dipertanyakan ke UNHCR dan Satgas nasional.

“Semoga saja ke depan UNHCR dapat bekerja profesional. Jangan seperti sebelumnya yang terkesan tutup mata seolah-olah tidak tahu akan kejadian yang terjadi terhadap para pengungsi,” pungkasnya. []

Laporan : Asnawi Umar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

MPU Aceh Sepakat Vaksin Covid-19 Halal

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan para alim ulama sepakat mengikuti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan Vaksin Covid-19...

Miliki Sabu, Satu Residivis dan Enam Warga Banda Aceh Ditangkap Polisi

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh membekuk tujuh tersangka atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu. Ketujuh tersangka tersebut...

Gembong Narkoba Kabur Saat Penyelidikan, Polisi Ultimatum Serahkan Diri

Medan | Seorang gembong narkoba berinisial IRP alias Man Batak, berhasil melarikan diri saat pengembangan kasus atas kepemilikan 5 kilogram narkotika jenis sabu, Kejadian...

BERITA TERKAIT

MPU Aceh Sepakat Vaksin Covid-19 Halal

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh dan para alim ulama sepakat mengikuti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan Vaksin Covid-19...

Miliki Sabu, Satu Residivis dan Enam Warga Banda Aceh Ditangkap Polisi

Banda Aceh | AcehJurnal.com - Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh membekuk tujuh tersangka atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu. Ketujuh tersangka tersebut...

Gembong Narkoba Kabur Saat Penyelidikan, Polisi Ultimatum Serahkan Diri

Medan | Seorang gembong narkoba berinisial IRP alias Man Batak, berhasil melarikan diri saat pengembangan kasus atas kepemilikan 5 kilogram narkotika jenis sabu, Kejadian...