Acehjurnal.com – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, terus meluas hingga mencapai 65 hektare pada hari keenam kejadian.
Kebakaran yang terjadi sejak Selasa, 19 Agustus 2025, tersebut masih berlangsung dan terus menyebar ke area yang lebih luas. Hingga laporan terakhir pada Senin siang, luasan areal terbakar telah mencapai 65 hektare.
Kepala Pelaksana BPBA, T Nara Setia, mengonfirmasi perkembangan tersebut berdasarkan update dari lapangan. “Berdasarkan update dari lapangan, hingga hari keenam ini lahan yang terbakar di Aceh Selatan lebih kurang sudah mencapai 65 hektare,” kata T Nara Setia dalam laporannya di Banda Aceh, Senin.
Ia menjelaskan bahwa karhutla telah menyebar ke tiga desa di Kecamatan Bakongan, yaitu Gampong Ujong Mangki, Padang Beurahan, dan Ujung Padang. Penyebab kebakaran sendiri hingga saat ini masih belum diketahui dan sedang dalam proses penyelidikan.
Perkembangan luasan areal terbakar terjadi secara signifikan dari hari ke hari. Pada hari pertama, Selasa (19/8), areal terbakar seluas 15 hektare, kemudian meluas menjadi 26 hektare pada hari berikutnya.
Hari ketiga, kebakaran menjalar hingga 42 hektare, lalu pada Jumat (22/8) meluas kembali menjadi 57 hektare. Hari kelima meningkat menjadi 60 hektare, dan hingga hari keenam mencapai 65 hektare.
Meskipun luas areal terdampak cukup besar, T Nara Setia menyampaikan kabar baik bahwa tidak ada korban jiwa maupun pengungsi akibat bencana ini. “Sejauh ini Alhamdulillah tidak ada korban terdampak, pengungsi hingga korban jiwa dari bencana ini,” ujarnya.
Upaya pemadaman masih terus dilakukan oleh BPBD Aceh Selatan dengan melakukan pemetaan menggunakan drone dan berkolaborasi dengan seluruh satuan tugas. Namun, petugas masih menghadapi kendala kurangnya sumber air dan hembusan angin kuat yang mempercepat penyebaran api.
Kondisi terakhir, gumpalan asap masih tebal dan titik api terus bertambah akibat cuaca yang cukup panas. “Yang sudah berhasil dipadamkan sekitar 55 persen, cuaca masih dalam keadaan panas. Dari pantauan fireguard hotspot, titik api bertambah menjadi 36 titik (26 titik tinggi, 10 titik rendah),” kata T Nara Setia.
Sumber: ANTARA News, 2025.



