Kawanan Gajah Kembali Rusak Tanaman Warga di Tangse

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Kawanan gajah liar kembali merusak lahan milik warga di kawasan Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (13/10). Informasi warga, mamalia bertubuh besar tersebut kerap turun secara bergerombolan dan ikit merusak puluhan hektare lahan palawija milik warga.

“Dalam beberapa hari terakhir mereka (gajah) sering turun ke pemukiman. Tadi pagi ada sekitar 25 ekor. Namun karena suasana masih hujan deras, kami tidak dapat menghalau lebih jauh lagi,” kata Keuchik Gampong Beungga, Asnawi kepada ACEHJURNAL.COM via telepon seluler.

Asnawi menjelaskan, gangguan gajah liar kini sudah sangat meresahkan warga. Bahkan ada tanaman milik warga seperti pohon pinang, pisang, kakao dan durian sudah banyak dirusak dan dimakan gajah. Untuk menghalaunya, warga hanya mampu mengalau dari kebun dengan menyalakan mercon.

Warga Kemukiman Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie mengusir gajah dengan cara membakar mercon. Foto IST
Warga Kemukiman Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie mengusir gajah dengan cara membakar mercon. Foto IST

Hingga kini, kata Asnawi, kawanan gajah liar masih bertahan di sejumlah titik Gampong Beungga, Kecamatan Tangse. Lokasi bertahan kawanan gajah tersebut meliputi kemukiman Alue Rimeh, Blang Bubue dan Krueng Beungga.  Akibatnya, puluhan batang durian menjadi sasaran amukan gajah. Begitu halnya dengan tanaman palawija, persawahan dan berbagai jenis tanaman milik warga lainnya rusak dan patah.

“Kawanan gajah itu terlihat beringas. Warga sudah tidak berani lagi ke kebun. Bahkan alat kejut yang dipasang di jalur gakah sudah putus karena tertimpa pohon. Pohon itu sengaja ditumbangkan gajah karena kawasan itu memang jalur lintasannya,” kata Asnawi.

Asnawi berharap kepada Pemerintah Aceh melalui instansi terkait untuk segera menanganinya. Khususnya kepada Pemkab Pidie, ia berharap segera menurunkan tim untuk menghalau dan sekaligus menggiring kembali kawasanan gajah liar ke habitatnya.

“Kalau ini terus-terusan dibiarkan, maka warga kami disini akan selalu rugi. Kami berharap agar kesediaan Pemkab Pidie segera turun tangan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemerintah Aceh, khususnya Pemkab Pidie untuk menyediakan mercon untuk mengusir kembali gajah ke alam liar,” kata Asnawi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT