Kapal Nelayan Ditembaki OTK di Perairan Simeulue, Dua Tewas dan 1 Kritis

ACEHJURNAL.COM – Dua kapal nelayan asal Sibolga, Sumatera Utara kabarnya ditembaki orang tak dikenal (OTK). Akibat peristiwa ini, dua orang dikabarkan meninggal dunia dan satu orang lainnya kritis.
Kapolres Simeulue, AKBP Agung Surya Prabowo, SIK melalui Kasatreskrim Ipda Muhammad Rizal ketika dikonfirmasi ACEHJURNAL.COM membenarkan peristiwa tersebut.

“Kejadiannya benar terjadi. Informasi telah kita dapatkan dari sejumlah informasi dari media cetak maupun elektronik,” kata Kasatreskrim, Ipda Muhammad Rizal via telepon seluler, Selasa (6/10).

Berdasarkan informasi, peristiwa penambakan ini terjadi pada Jumat (2/10) kemarin tepatnya di perairan Pulau Lasia dan Pulau Simeulue Cut. Informasi diperoleh, nelayan asal Sibolga ini hendak melepas jangkar untuk mendarat di wilayah perairan Simeulue. Tiba-tiba, kapal nelayan asal Sumatera Utara ini diberondong peluru secara tiba-tiba. Akhirnya, kru kapal yang m

Advertisement

ulai ketakutan langsung memutus tali jangkar dan melarikan diri.
Dalam peristiwa ini, dua orang nelayan asal Sibolga dikabarkan tewas dan satu orang lainnya kritis.

Dikutip laman DETIK, dua kapal penangkap ikan GT 6 dan GT 7 berangkat dari kota Sibolga, Sumatera Utara para 28 September 2020. Menurut keterangan dari dua ABK yang diperiksa Polres Sibolga, korban yang tewas bernama Putra (30), ABK KM Tiur dan Aspuri alias Kuya (33), nakhoda KM Kasih Sayang. Keduanya merupakan warga asal Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Sementara korban yang mengalami kritis bernama Irfan Nasution. Kini korban sedang menjalani operasi di Rumah Sakit Adam Malik Medan.

“Saat kejadian, warga disini juga tidak tahu. Kita sudah berkoordinasi dengan Kodim dan Lanal di Simeulue untuk melakukan penyelidikan,” pungkasnya.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT