Kapal Nelayan asal Myanmar Ditangkap di Perairan Aceh Timur

Idi Rayeuk – Kapal Pengawas Perikanan (KP HIU 12) menangkap kapal nelayan ilegal asing tanpa bendera di Perairan Selat Malaka di perairan Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa Rabu (28/7) sekira pukul 12:15 WIB. Empat orang anak buah kapal asal Myanmar diamankan dalam penangkapan tersebut.
Informasi yang wartawan himpun, Kamis (29/7), Kapal Ikan Asing (KIA) bernomor PKFB 1603 berukuran: 34.86 GRT di garis lintang 05°21.059′ N – 098°25.582’E menggunakan pukat trawl dengan empat anak buah kapal (ABK) berwargakenegaraan Myanmar, yakni Mr Win Oo, 32 (nahkoda) Negatif Pasport, Mr Nay Min, 27 (ABK) Pasport MD947674, Mr Kyaw Hiet, 27 (ABK) Negatif Pasport dan Mr Zaw Min, 23 (ABK) Negatif Pasport.
Advertisement

Kapal asing tersebut ditangkap karena tidak memiliki dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah Republik Indonesia dan menggunakan alat tangkap terlarang (trawl), serta tidak memiliki daftar crew list ABK
Selain itu, kapal nelayan tersebut melakukan penangkapan ikan di daerah Selat Malaka, Landas Kontinen ZEEI Indonesia. Kemudian, saat diperiksa GPS dalam kondisi mati, indikasi untuk menghilangkan jejak saat melakukan penangkapan ikan di wilayah landasan kontinen Indonesia.
Selanjutnya, kapal tersebut dibawa ke Pos PSDKP Langsa dan Stasiun PSDKP Belawan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara saat berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait tentang penangkapan kapal asing tersebut. [Waspada.id]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT