Acehjurnal.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si., menyerukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba dan praktik perjudian. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan kuliah subuh di Masjid Ar Rahman, Simpang IV, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa, 17 September 2025.
Dalam tausiahnya, Azhari menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan. Ia menyoroti dampak buruk yang tidak hanya menggerogoti kesehatan individu, tetapi juga moral dan masa depan bangsa.
“Masyarakat Aceh, khususnya generasi muda, adalah harapan bangsa. Apabila kita terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, maka akan runtuhlah masa depan kita bersama,” ujar Azhari dengan penuh keprihatinan.
Selain narkoba, perhatian juga difokuskan pada bahaya perjudian. Azhari mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjauhi segala bentuk praktik judi, termasuk judi online yang semakin marak.
“Judi juga menjadi salah satu penyebab hancurnya tatanan hidup bermasyarakat. Apalagi judi online yang saat ini terus berkembang di sekitar kita,” tambahnya mengingatkan.
Azhari menekankan bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Peran keluarga dan masyarakat dinilai sangat krusial dalam menangkal kedua masalah sosial tersebut.
Ia mengapresiasi kegiatan safari subuh seperti Rabu Berkah yang dinilainya sebagai langkah strategis. “Kegiatan ini merupakan langkah yang sangat baik untuk kita lanjutkan. Apalagi jika melibatkan anak-anak muda, karena mereka paling rentan terhadap pengaruh negatif,” katanya.
Melalui pengajian yang dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai tempat ibadah dan permukiman, Azhari berharap terwujud masyarakat Aceh yang cerdas dan berakhlak mulia. “Kita harus bersama-sama mewujudkan masyarakat Aceh yang terbebas dari pengaruh narkoba maupun judi,” pungkasnya.
Sumber: Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Aceh



