Kadisdik Aceh : Pembelajaran Yang Baik Akan Menghasilkan Lulusan Yang Berkualitas

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

Sebelum Menikah, Mieke Amalia Ngaku Kumpul Kebo Bersama Tora Sudiro

JAKARTA - Mieke Amalia membuka masa lalunya dengan Tora Sudiro. Hubungan keduanya terjalin penuh liku. Mieke berselingkuh dengan Tora saat keduanya terlibat dalam satu proyek...

Kasus Covid-19 di Aceh Tembus 7.037, Banda Aceh dan Aceh Besar Tertinggi

BANDA ACEH - Kasus positif Covid-19) di Provinsi Aceh menembus 7.037 orang. Sebaran kasus terbanyak terdapat di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Berdasarkan data...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri memantau proses pelaksanaan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) yang dilaksanakan di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Dalam kunjungan itu, ia berharap agar para lulusan SMA dan SMK di Aceh dapat mengisi sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Adapun beberapa satuan pendidikan yang dikunjungi Kadisdik yaitu SMAN 6 Banda Aceh, SMAN 1 Darul Imarah, SMAN 1 Ingin Jaya, SMAN 1 Peukan Bada, dan SMAN 1 Lhoknga.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri kepada awak media, Selasa (30/9) menyampaikan kedatangan pihaknya ke sejumlah satuan pendidikan dimaksudkan untuk memastikan kesiapan dan proses pembelajaran yang dilakukan secara daring dan luring dapat berjalan secara maksimal.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur bahwa pada hari ini semua guru dan kepala sekolah yang kita kunjungi, telah melaksanakan pembelajaran sesuai yang kita inginkan bersama. Karena kita berada di zona merah, maka otomatis pelaksanaan pembelajaran dapat dilakukan secara daring,” kata Rachmat Fitri.

Menurutnya, selama dua hari yang lalu pihaknya telah berkeliling mengunjungi sejumlah sekolah yang ada di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Selain itu, pihaknya memastikan seluruh sekolah yang dikunjunginya telah menerima bantuan paket internet baik yang berasal dari Kemdikbud maupun Penerbit Erlangga.

“Semoga dengan adanya kuota internet gratis, maka akan menambah semangat para siswa dalam melaksanakan pembelajaran secara daring,” ujar Rachmat Fitri.

Diharapkannya, dengan pelaksanaan pembelajaran secara baik di satuan pendidikan, maka akan terciptanya para lulusan yang berdaya saing sehingga akan lulus pada perguruan tinggi yang terbaik di Indonesia. Secara otomatis juga akan dapat meningkatkan kualitas pendidikan Aceh secara nasional.

“Kami berpesan bahwa seperti harapan Bapak Gubernur Aceh bahwa pada saat ini yang terpenting adalah kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama bagi warga dan masyarakat serta seluruh warga satuan pendidikan,” ujarnya lagi.

Karenanya, Menurut Kadisdik Aceh seluruh pihak wajib melakukan ikhtiar bersama dengan menjalankan protokol kesehatan untuk ikut turut serta dilaksanakan, tidak terkecuali penerapan SOP pendidikan yang telah digagas Dinas Pendidikan Aceh bersama Kanwil Kementerian Agama Aceh.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli menjelaskan ada beberapa model pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh satuan pendidikan, antara lain dengan metode pemberian materi dan soal melalui google form yang dikirimkan melalui group whatsapp siswa dan metode penjelasan materi dan soal di sekolah dengan membentuk group belajar dengan jumlah siswa tidak lebih dari 10 orang perkelompoknya.

“Adapun pelaksanaan metode belajar secara berkelompok ini dapat dilakukan sesuai sift yang telah ditetapkan di sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu anak-anak dapat berkonsultasi langsung kepada gurunya tentang materi yang belum dipahami,” jelasnya.

Meski demikian, kata Zulkifli ada beberapa kendala yang dihadapi selama pelaksanaan proses Belajar Dari Rumah (BDR) yaitu tidak memiliki hp dan kuota internet yang tidak cukup jika menggunakan aplikasi zoom.

“Kita mengharapkan maksimallah melaksanakan proses pembelajaran baik secara daring maupun BDR. Kita juga berharap para guru dapat berperan maksimal dalam melaksanakan pembelajaran. Guru sekali-kali boleh melakukan kunjungan ke rumah (Home Visit) untuk menanyakan kendala-kendala yang dihadapi siswa pada saat belajar di rumah,” pintanya.

Dalam kegiatan pemantauan pelaksanaan proses Belajar Dari Rumah (BDR) turut hadir Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Zulkifli, Kepala UPTD Balai Tekkomdik, Fariyal, Kacabdin Wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh, Lila Rosnilawati, Koordinator Pengawas SMA dan SMK Aceh, Marwandi serta sejumlah staf Dinas Pendidikan Aceh.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...

BERITA TERKAIT

Bantu 500 Abang Becak, T. Riefky Harsya : Pendapatan Turun Selama Covid-19

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Sebanyak 500 abang becak mendapat bantuan langsung dari Teuku Riefky Harsya, anggota DPR RI asal Aceh. Bantuan tersebut diserahkan...

Tak Terima Diputusin, Pria Ini Sebar Video Mesum Pacarnya di Instagram

BENGKULU | Video mesum siswi SMA di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, beredar di media sosial. Kasus ini membuat pelajar tersebut dikeluarkan dari sekolah. Rekaman adegan...

Fadli Zon Minta Kritik Soal Omnibus Law Diarahkan ke Presiden Jokowi, Bukan DPR

JAKARTA | Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, menilai kritik masyarakat terhadap omnibus law Undang-Undang atau UU Cipta Kerja harus diarahkan kepada Presiden...