Jaksa Pinangki Diduga Coba Samarkan Duit Suap dari Djoko Tjandra

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Kapal Etnis Rohingya Kembali Terpantau di Perairan Aceh

LHOKSEUMAWE | Satu kapal asing diduga mengangkut imigran Rohinga dikabarkan kembali terpantai di perairan laut utara kota Lhokseumawe. Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach...

Selain di Cina, Norovirus Juga Ditemukan di Indonesia

JAKARTA | Beberapa waktu lalu, lebih dari 70 mahasiswa di universitas daerah Taiyuan, China dilaporkan mengidap norovirus. Mereka yang mengidap norovirus mengalami diare dan...

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Agung menyebut Jaksa Pinangki Sirna Malasari menerima suap dari Djoko Tjandra lewat Andi Irfan Jaya sebesar US$ 500 ribu. Pinangki kemudian diduga menyamarkan uang tersebut dengan menukarnya ke rupiah.

“Pada 2019 sampai 2020, terdakwa (Pinangki) telah menukarkan US$ 337.600 dengan total nilai penukaran sebesar Rp 4,7 miliar,” ujar Jaksa Penuntut Umum saat membacakan dakwaan Pinangki di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi pada Rabu, 23 September 2020.

Pada mulanya, Djoko Tjandra memberikan uang sebesar US$ 500 ribu melalui Andi Irfan Jaya. Dari duit itu, US$ 100 ribu untuk Anita Kolopaking. Namun, kata Jaksa, Anita hanya menerima sebesar US$ 50 ribu pada 26 November 2019.

Sehingga, kata Jaksa, Pinangki memiliki uang US$ 450 ribu untuk mengurus fatwa Mahkamah Agung melalui Kejaksaan Agung. Fatwa ini agar Djoko tidak dieksekusi dari hukuman penjara berdasarkan Putusan Peninjauan Kembali Nomor 12 tanggal 11 Juni 2009.

Sejumlah uang yang dibawa Pinangki kemudian ditukarkan di berbagai money changer yang melibatkan beberapa orang dekatnya. Yakni Ajun Komisaris Besar Napitupulu Yogi Yusuf selaku suami Pinangki, supir terdakwa yang bernama Sugiarto, bawahan Yogi yaitu Beni Sastrawan, dan seseorang yang namanya tak diingat oleh Pinangki.

Dalam beberapa tahapan, penukaran uang dilakukan oleh orang-orang yang diperintahkan oleh Pinangki hingga mencapai US$ 337 ribu atau Rp 4,75 miliar sepanjang periode 27 November 2019 hingga 7 Juli 2019.[]

Sumber : TEMPO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Related Articles

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...