Jabatan Wagub Aceh Masih Kosong, JaDI Minta Gubernur Surati Partai Pengusung

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Aceh meminta agar Gubernur Aceh, Nova Iriansyah segera menyurati partai pengusung agar menetapkan calon Wakil Gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022. Presidium JaDI Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, Gubernur Aceh Nova Iriansyah memiliki otoritas untuk menyurati partai pengusung Irwandi-Nova pada Pilkada 2017 lalu. Adapun partai pengusung itu, diantaranya Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat, PKB, PDIP dan PDA.

“Mengingat sisa waktu yang relatif singkat, Gubernur Aceh segera menyurati kepada partai pengusung untuk menetapkan dua cawagub Aceh,” kata Ridwan Hadi ketika dikonfirmasi AcehJurnal.com via telepon seluler, Jumat (11/12).

Pengajuan ini harus segera direspon cepat oleh Gubernur Aceh, mengingat hingga sejauh ini belum adanya tanda-tanda pembahasan Cawagub di t

Advertisement

ingkat partai pengusung. Ini juga dikarenakan batas waktu pengusulan calon Wakil Gubernur Aceh berakhir hingga Desember 2020 mendatang. Sejauh ini, kata Ridwan Hadi, partai pengusung masih belum mengambil sikap apapun terkait calon yang diusung sebagai Calon Wakil Gubernur Aceh.

Oleh karena itu, Gubernur Aceh diwajibkan untuk segera menyurati kepada seluruh partai pengusung guna mengusulkan cawagub agar dapat diajukan ke DPR Aceh.

“Merujuk kepada UUPA, sangat jelas diatur bahwa apabila terjadi kekosongan jabatan wakil gubernur dari sisa jabatan lebih dari 18 bulan. Maka Gubernur Aceh memiliki hak untuk mengusulkan dua orang sebagai calon Wakil Gubernur Aceh untuk dibawa rapat ke paripurna DPRA. Aturan ini juga berlaku bagi jabatan Wakil Bupati maupun Wakil Wali Kota,” kata Ridwan Hadi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT