Isu Kucuran Dana Terkait Ketidakhadiran Dalam Hak Angket, Ihsanuddin : Itu Mengada-ngada

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPR Aceh, Ihsanuddin MZ menyayangkan pernyataan anggota DPR Aceh, Irpanusir terkait adanya siraman pundi-pundi rupiah kepada sejumlah anggota dewan. Pernyataan ini disampaikan Ketua Fraksi PPP tersebut menyikapi tuduhan ketidakhadiran sejumlah anggota dewan lainnya pada sidang paripurna penyampaian hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh pada Selasa (27/10) kemarin.

Baca : Tak Penuhi Kuota Forum, Irpanusir : Ada Informasi Yang Tidak Hadir Itu Dapat Suntikan Dana

Pada sidang paripurna kemarin, DPR Aceh sepakat menunda sidang paripurna usulan penggunaan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh. Ini dikarenakan kuota forum tidak mencukupi sehingga harus dibawa ke Badan Musyawarah (Banmus). Adapun syarat kehadiran kuota forum harus mencapai sebanyak 3/4 anggota DPR Aceh atau 61 anggota dewan.

Juru Bicara Hak I

Advertisement

nterpelasi, Irpanusir menilai bahwa, berkurangnya kuota forum terhadap usulan hak angket tersebut kabarnya adanya dugaan suntikan dana dari sejumlah pihak. Menurutnya, anggota DPR Aceh lainnya yang tidak hadir tersebut kabarnya mendapat kucuran dana sebelum proses sidang paripurna dimulai.

“Pernyataan yang disampaikan saudara Irpanusir itu tidak logis dan jelas mengada-ngada. Itu terlalu naif,” kata Ihsanuddin MZ saat dikonfirmasi via telepon seluler, Rabu (28/10).

Ihsanuddin menjelaskan, jauh-jauh hari Fraksi PPP telah menyatakan sikap untuk tidak sepakat dengan usulan interpelasi hingga berujung pada usulan hak angket terhadap Plt Gubernur Aceh. Sehingga komitmen ini menjadi landasan kuat terhadap sikap ketidakhadiran dari Fraksi PPP.

“Itu kan sudah sikap kita dari Fraksi PPP sejak awal bahwa kita menarik diri dari usulan interpelasi hingga usulan hak angket,” kata Ihsanuddin MZ. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT