Ini Kata Polisi Terkait Penemuan Mortir di Langsa

LANGSA | ACEHJURNAL.COM – Satu unit bahan peledak jenis mortir ditemukan warga di Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa, Senin (5/9/2021). Mendapat laporan itu, tim unit Jibom Datasemen Gegana Brimob Polda Aceh dikerahkan ke lokasi untuk proses evakuasi dan pendisposal barang bukti.
Wadansat Brimob Polda Aceh AKBP Dr. Beridiansyah, S.H., M.H. melalui Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Aceh Kompol Akmal, S.E., M.M menjelaskan, petugas telah dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan barang bukti.
“Benar setelah kita menerima permintaan Evakuasi, Detasemen Gegana langsung mengirimkan unit Jibom menuju lokasi ditemukannya Bom tersebut,” kata Kompol Akmal kepada AcehJurnal.com.
Ia juga berharap kepada masyarakat agar bersikap responsif jika menemukan benda-benda mencurigakan.
“Harapannya, jika masyarakat menemukan Bahan Peledak atau Bom peninggalan konflik, agar melaporkannya ke pihak kepolisian setempat pada langkah pertama dan tidak melakukan hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Kompol Akmal.
Advertisement

Sebelumnya, warga Gampong Karang Anyer Kecamatan Langsa, Kota Langsa pada Senin (4/10/2021) digegerakan dengan penemuan satu unit mortir. Mortir aktif ini awalnya ditemukan warga di areal perkebunan PTPN Kebon Baro desa setempat. Mortir diduga sisa perang kemerdekaan ini tergelatak tak jauh dari lokasi pembangunan Rumah Sakit Regional Aceh.
Salah satu warga mengaku, bom sisa perang tahun 1945 ini ditemukan di bawah pohon sawit. Saat ditemukan, kondisi mortir sudah berkarat.
“Saat ditemukan, bom ini terbungkus plastik dan sudah berkarat,” kata warga setempat kepada AcehJurnal.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT