Ini Jawaban Plt Gubernur Aceh Terkait Proyek Multiyears dan Dana Recofussing Covid-19

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Kapal Etnis Rohingya Kembali Terpantau di Perairan Aceh

LHOKSEUMAWE | Satu kapal asing diduga mengangkut imigran Rohinga dikabarkan kembali terpantai di perairan laut utara kota Lhokseumawe. Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh, Miftach...

Selain di Cina, Norovirus Juga Ditemukan di Indonesia

JAKARTA | Beberapa waktu lalu, lebih dari 70 mahasiswa di universitas daerah Taiyuan, China dilaporkan mengidap norovirus. Mereka yang mengidap norovirus mengalami diare dan...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan jawaban hak interpelasi yang diajukan DPR Aceh, Jumat (25/9). Dalam sambutannya itu, Nova Iriansyah menjawab sebanyak 16 pertanyaan yang diajukan oleh pihak legislatif.

Salah satu pertanyaannya adalah terkait dana refocusing penanganan Covid-19 di Aceh. Dalam jawabannya itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menjelaskan landasan hukum terkait refocusing hingga tahapan proses yang dilakukan.

Menurutnya, dana refocusing dari Rp 1,7 triliun berubah menjadi Rp 2,3 triliun karena ada beberapa alasan.

“Jumlah pendapatan transfer Pemerintah Aceh pada awalnya belum ada kepastian, sehingga jumlah refocusing anggaran yang semula direncanakan Rp 1,7 triliun masih belum final dan dapat berubah sesuai kondisi dan kebutuhan prioritas,” kata Nova Iriansyah.

Nova Iriansyah menjelaskan, Pemerintah Aceh kemudian melakukan rasionalisasi kembali pagu dari SKPA-SKPA terhadap kegiatan-kegiatan yang sebelumnya diperkirakan dapat dilaksanakan. Menurutnya, rasionalisasi tersebut menjadi Rp 2,3 triliun.

Soal bantuan khusus penanganan covid-19 untuk 23 kabupaten/kota, Nova Iriansyah menjelaskan bahwa, untuk penanganan kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan dampak ekonomi, pengaturan dan pergerakan orang di perbatasan sebesar Rp 300 miliar.

“Kemudian terhadap realisasi pasca dilakukan pembahasan bersama dengan kabupaten/kota pada tanggal 5 Agustus 2020 lalu, proses transfer baru dilakukan pada 2 September 2020 karena menunggu transfer dari Pemerintah Pusat,” kata Nova Iriansyah.

Nova menjelaskan, sampai saat ini realisasi bantuan khusus penanganan Covid-19 sejak tanggal 2 sampai dengan 22 September 2020 sebesar 66% untuk 16 kabupaten/kota. Selanjutnya, belanja
hibah kepada pemerintah Rp 80 miliar dengan realisasi nol persen.

“Ada dana yang dihibah kepada 150 OKP dan Ormas sebesar Rp 15 miliar dengan realisasi nol persen. Pada saat ini sedang dilakukan identifikasi data penerima, agar tidak terjadi tumpang tindih dengan BLT dari Pemerintah Pusat dan BUMN lainnya,” tambah Nova Iriansyah.

Dana hibah selanjutnya juga ada untuk PMI Kota Banda Aceh sebesar Rp 6,5 miliar dengan realisasi nol persen. Selain itu, juga ada bantuan sosial dampak ekonomi dan social safety net sebanyak Rp 1,502 triliun. Kemudian bidang ekonomi Rp 200 miliar dan social safety net Rp 1,3 triliun realisasi nol persen.

Menurutnya, dana tersebut belum dapat direalisasikan karena akan dipergunakan jika terjadinya PSBB di Aceh.

“Alasan selanjutnya program social safety net merupakan kebijakan nasional sehingga kita sangat hati-hati untuk merealisasikan dana dimaksud untuk menghindari tumpang-tindih,” pungkasnya. []

Laporan : Teuku Aulia Mubarak.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...

Related Articles

Gempa 5,4 Magnitudo Guncang Simeulue

SINABANG | ACEHJURNAL.COM - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitude 5,4 mengguncang Kabupaten Simeulue, Senin (19/10). Informasi diperoleh dari laman Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika...

Kenduri Blang, Cara Petani Aceh Mendoakan Tanaman Padi Bebas Hama  

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - Pagi itu, matahari sudah berada hampir di atas kepala, , Senin (19/10). Masyarakat Gampong Lamsujen, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar...

Air Asia Berhenti Beroperasi di Indonesia, Kenapa?

JAKARTA | Maskapai AirAsia X berencana menutup operasionalnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Perlu diketahui, maskapai yang merupakan...