Infrastruktur Perikanan Aceh Memprihatinkan, Ini Solusi TA Khalid

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Pemerintahan di Jakarta?

JAKARTA | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan positif terpapar Covid-19, Selasa (1/12). Hal ini berdasarkan hasil tes swab di Balai KotaDKI Jakarta pada...

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Distribusikan 78.833 Masker untuk Sekolah di Aceh Tamiang

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyerahkan bantuan masker untuk para siswa dan guru yang tersebar di berbagai...

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...

Sorot Kemiskinan di Aceh Terus Meningkat, Ini Kata DPRA dari Fraksi Gerindra

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar sidang paripurna lanjutan tentang pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun...

Kematian Maradona Dianggap Janggal, Terungkap dari Pengakuan Perawat

BUENOS AIRES | Seorang perawat yang bertugas mengecek kondisi Diego Maradona mengaku ia tidak melakukan pemeriksaan di hari legenda sepak bola itu meninggal karena...

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM – Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan agar segera membenahi insfrastruktur perikanan di Aceh. Selama ini, infrastruktur perikanan Aceh dinilai masih sangat minim dan terbatas. Saat hendak melaut, nelayan Aceh terpaksa harus menunggu air pasang.

Pernyataan ini disampaikan TA Khalid dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Ketua Kaukus Kelautan di Ruang Rapat Komisi IV, Gedung Nusantara Senayan, Jakarta pada Jumat (13/11).

“Setelah kita pelajari di lapangan, infrastruktur perikanan di Aceh memang sangat merisaukan. Apalagi nelayan kecil harus menunggu air laut pasang agar bisa melaut. Begitu juga saat hendak pulang, nelayan di Aceh juga harus menunggu air pasang. Ini Sungguh sangat menyedihkan,” kata TA Khalid.

Polisi Partai Gerindra ini menjelaskan, anggaran yang dikucurkan sebelumnya oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan masih belum membenahi infrastruktur perikanan Aceh menjadi lebih memadai. Oleh karena itu, anggota Komisi IV ini meminta pendapat dan masukan dari Kaukus Kelautan. Salah satunya adalah memberikan masukan positif agar dapat membantu nelayan Aceh untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan. Sehingga taraf perekonomian masyarakat pesisir semakin meningkat di tengah pandemi. Menurutnya, saat mengecek kucuran anggaran dari Kementerian Perikanan tahun 2021 sebesar Rp 6 Triliun lebih, tentu saja tidak mungkin ter-cover untuk membenahi segala infrastruk perikanan di Aceh.

“Saya sempat berpikir apa solusi terbaiknya, jikapun tanpa kita gunakan APBN. Mungkin apa bisa mencari pihak ketiga untuk membuat muara-muara, tapi pasirnya diambil,” tambah TA Khalid.

TA Khalid menjelaskan, Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki potensi kekayaan laut yang luar biasa. Secara keseluruhan, Aceh memiliki panjang garis pantai 2.666,27 kilometer dengan 272 pulau. Ini terdiri dari enam pulau kecil terdepan dan 1.182 desa pesisir. Adapun Pagu Anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam RKA K/L Tahun 2021 sebesar Rp 6.652.139.393.000,00,-.

“Para pakar perikanan saya mohon solusi, atas keterbatasan anggaran negara yang belum mampu untuk kita selesaikan hingga saat ini. Hampir rata-rata dangkal, apa solusinya. Masyarakat Aceh hanya mengharap muara yang bisa digunakan, tidak meminta kapal besar,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Pemerintahan di Jakarta?

JAKARTA | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan positif terpapar Covid-19, Selasa (1/12). Hal ini berdasarkan hasil tes swab di Balai KotaDKI Jakarta pada...

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Distribusikan 78.833 Masker untuk Sekolah di Aceh Tamiang

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyerahkan bantuan masker untuk para siswa dan guru yang tersebar di berbagai...

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...

BERITA TERKAIT

Anies dan Riza Patria Positif Covid-19, Bagaimana Kondisi Pemerintahan di Jakarta?

JAKARTA | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dikabarkan positif terpapar Covid-19, Selasa (1/12). Hal ini berdasarkan hasil tes swab di Balai KotaDKI Jakarta pada...

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Distribusikan 78.833 Masker untuk Sekolah di Aceh Tamiang

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyerahkan bantuan masker untuk para siswa dan guru yang tersebar di berbagai...

Fraksi Partai Gerindra : Kekerasan Perempuan dan Anak di Aceh Meningkat

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh dari Fraksi Gerindra merasa prihatin dengan banyaknya kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Aceh. Hampir setiap...