Gubernur Aceh : Keberadaan Dayah Jadi Prioritas Utama Pemerintah Aceh

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

Google Pilih Noken Papua Hari Ini

JAKARTA | Google pada hari ini (4/12) memilih noken Papua sebagai bagian dari Google Doodle dalam merayakan hari pengakuan tas tradisional masyarakat Papua tersebut...

Massa Kibarkan Bendera Bintang Bulan di Masjid Raya Baiturrahman

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kendati adanya himbauan pemerintah agar tidak mengibarkan dulu bendera Bulan Bintang di Aceh tak digubris warga. Hari ini, Jumat (4/12) massa...

MEULABOH | ACEHJURNAL.COM – Dayah Raudhatul Ulum Munirul Islam (RUMI) Meulaboh, Aceh Barat  menggelar kegiatan Internasional Conference on Islamic Studies and Sosial Sciences (ICISSS 2020), Selasa (10/11).

Kegiatan yang digelar secara virtual ini menghadirkan sejumlah narasumber. Tujuh Profesor dari Indonesia dan Malaysia yang akan menjadi narasumber utama di konferensi ini. Empat guru besar dari Indonesia yaitu Prof Dr H Abu Yasid akan menjelaskan materi mengenai “Perspektif Maqashidus Syariah dalam kajian Keagamaan Era Digital” , Prof Dr H Syahrizal Abbas dengan materi “Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh (Peluang dan Tantangan), Prof Dr MN Harisudin dengan materi “Problematika dan Tantangan Hukum Islam di Dunia Modern), dan Prof Dr Eka Srimulyani dengan materi “Women and Family in a Muslim Society : Issues and Changes”.

Tiga narasumber berasal dari Malaysia, diantaranya Prof Dr Kamarul Shukri bin Mat The dengan materi “Pembugaran Usul Tarbiyah Islamiyah dalam Pendidikan Era 4.0” , Prof Dr Faridah Ibrahim dengan materi “Kewartawanan Damai dalam Dunia Islam : Opsyen ke Arah Objektiviti dan Keharmonian sejagat” dan Prof Dr  Norizan Abdul Ghani dengan Materi “Kesejahteraan Sosial Rakyat Malaysia dari Perspektif Maqasaid Syariah”.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah diwakili Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El Madny dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ICISS 2020.

“Mewakili Gubernur Aceh, apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para narasumber yang telah berkenan membagikan ilmu dan pengalamanya dalam konferensi ini. Begitu juga kepada Dayah RUMI Meulaboh selaku penggagas konferensi ini. Saya yakin dapat memberikan kontribusi dalam menyiarkan Aceh sebagai daerah Serambi Mekkah,” kata Usamah El Madny.

Dalam sambutannya, Usamah mengatakan bahwa, keberadaan Dayah RUMI dalam menyelenggarakan konferensi Internasional ini menjadi tanda bahwa dayah di Aceh kembali berkiprah pada level Internasional. Usamah berharap, konferensi internasional seperti  ini perlu terus dilanjutkan, dan juga menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya yang ada di Aceh. Menurutnya, eksistensi dayah konteks sejarah Aceh selalu memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh. Begitu juga saat ini, keberadaan dayah telah menjadi prioritas utama Pemerintah Aceh. Hal ini dibuktikan dengan adanya Dinas Pendidikan Dayah di Aceh yang tidak ada di Provinsi lain di Indonesia.

“Maka dalam usaha peningkatan dan pengembangan pendidikan islam di Aceh, tentunya diperlukan kerjasama dan sinergi secara terus menerus antara Pemerintah Aceh, Dayah, Perguruan Tinggi dan lembaga pendidikan lainnya,”tambah Usamah El Madny.

Usamah juga mengatakan bahwa, elemen Dayah RUMI Meulaboh yang memanfaatkan teknologi informasi untuk berdakwah. Saat ini banyak generasi muda yang menggunakan teknologi informasi. Jadi generasi muda dan masyarakat luas  bisa belajar dan mengikuti pengajian di manapun dan kapanpun secara langsung seperti mengikuti pengajian di dayah.

“Optimalisasi penggunaan teknologi informasi sebagai sarana dakwah merupakan wadah baru untuk menyerap ilmu dari guru-guru dayah dalam menjawab tantangan belajar di era pandemi Covid 19 ini,” katanya lagi. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

BERITA TERKAIT

Milad ke-44 GAM dan Kisah Halimon Gunong Aulia

SIGLI | ACEHJURNAL.COM – Pagi itu, cuaca langit di penghujung November 2020 lalu terlihat cerah.  Arah jarum jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Gumpalan kabut...

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...