HomeDaerahGubernur Aceh Copot Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Gubernur Aceh Copot Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Acehjurnal.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf mencopot jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Aceh, Mohd Tanwier. Pencopotan tersebut resmi berlaku terhitung mulai hari ini, Rabu (3/9/2025).

Mohd Tanwier mengonfirmasi kebenaran pencopotan dirinya dari jabatan tersebut. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hak prerogatif Gubernur Aceh.

“Benar (dicopot), dan itu hak prerogatif pak gubernur,” kata Tanwier saat dikonfirmasi mengenai pemberhentiannya.

Tanwier telah memimpin Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh sejak Juni 2020. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai penunjukan pejabat pengganti untuk posisi tersebut.

Beredar informasi bahwa Gubernur Aceh juga mencopot sejumlah pejabat eselon II lainnya di lingkungan pemerintah daerah. Namun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Upaya konfirmasi mengenai pencopotan pejabat eselon II lainnya telah dilakukan kepada Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) Abdul Qahar. Namun, hingga saat ini belum diperoleh tanggapan resmi.

Sebelumnya, dua pejabat tinggi lainnya juga telah mengundurkan diri dari jabatannya. Mereka adalah Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Munawar, dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), dr. Isra Firmansyah.

dr. Munawar memilih untuk mengundurkan diri guna melanjutkan karir sebagai fungsional dokter ahli madya. Sementara dr. Isra Firmansyah mundur untuk menjadi pejabat fungsional dokter pendidik klinis ahli madya di RSUDZA.

Menanggapi pengunduran diri kedua pejabat tersebut, Kepala BKA Abdul Qahar menyatakan bahwa Gubernur Aceh akan segera menunjuk Pelaksana Harian (Plh) untuk kedua jabatan yang lowong tersebut.

“Gubernur Aceh (Muzakir Manaf alias Mualem) akan segera menetapkan Pelaksana Harian (Plh) di kedua jabatan tersebut,” kata Abdul Qahar kepada wartawan pada Senin (25/8).

Perombakan dan pergantian jabatan di lingkungan pemerintah Aceh ini menjadi perhatian berbagai kalangan. Masyarakat menunggu kepastian mengenai arah kebijakan ke depan.

Sumber: detikSumut

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News