Banda Aceh – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh menggelar kegiatan musyawarah wilayah (Muswil) V BKMT Aceh 2023 yang dilaksanakan di Grand Nanggroe Aceh, Jumat (25/08/2023). Kegiatan ini resmi dibuka oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Musmulyadi, S.Pd.I, MM diwakili oleh Kabid Pembinaan Santri, Irwan, S.Ag, MM.
Turut dihadiri oleh Ketua BKMT Aceh, Dyah Erti Idhawati, Kabid SDM, Andriansyah, S.Ag, MH, Kabid Manajemen, Mahmud, ST dan Kepala UPTD, Sufriyadi.
Kabid Pembinaan Santri, Irwan saat membuka kegiatan mengatakan, BKMT sebagai wadah umat Islam untuk berkarya, bersatu padu dalam menimba ilmu yang kreatif dan bermutu.
“BKMT juga tempat berkumpulnya kaum muslim/Muslimah untuk mendapat segala jenis ilmu agama Islam. Kita berharap Muswil ini akan menjadi wahana untuk melakukan kaderisasi umat Islam sebagai tempat konseling maupun pengembangan keterampilan/skill dalam masyarakat,” ujar Kabid Santri, Irwan, S.Ag, MM.
Menurutnya, peran dan fungsi wanita di era globalisasi saat ini tidak hanya dalam keluarga untuk melayani suami dan anak. Namun juga wanita bebas berkiprah dalam kancah publik maupun domestik dan tetap memperhatikan tugasnya dalam keluarga. Pemerintah Aceh juga sangat mengapresiasi pelaksanakan kegiatan Muswil BKMT Aceh 2023 yang diikuti oleh segenap pengurus. Karena ini sangat mendukung kepemimpinan dan program kerja tahunan yang tepat sasaran dalam meningkatkan dan sekaligus mengoptimalkan penguatan organisasi BKMT dan menyamakan program kerja di masa yang akan datang.
Dengan eksistensinya pengurus dan anggota BMKT, tambahnya, Pemerintah Aceh patut berbangga hati dengan keaktifan Lembaga ini sehingga sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh khususnya dan Indonesia umumnya.
“BKMT selalu hadir untuk kemasalahatan ummat. Sekalipun disana terdapat berbagai tantangan sebagaimana perkembangan sosial masyarakat yang semakin maju. Karena BKMT sebagai suatu wadah untuk menghimpun, menggerakkan dan mengkoordinasikan berbagai persoalan kemasayrakatan sehingga kehadiran anggotanya dalam mengisi berbagai kesempatan, termasuk ruang-ruang public dan agama, sosial, budaya. Ini sangatlah penting untuk mewujudkan ide dan gagasannya secara nyata dan akan terus adas bersama memajukan negeri ini,” pungkasnya. []