Evaluasi Lemahnya Kinerja DPRA, Mualem Anggap Jauh Panggang dari Api

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Ketua Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Muzakir Manaf meminta seluruh anggota DPRA yang diusung Partai Aceh terus meningkatkan kinerjanya. Sapaan akrab Mualem ini mengatakan, dirinya mulai gerah atas sikap dan kinerja anggota legislatif yang dianggap “jauh panggang dari api”.
Juru bicara Partai Aceh, Nurzahri mengatakan, Mualem menilai sepertinya anggota DPRA dari Partai Aceh sepertinya sibuk mengurus masalah pribadi ketimbang kemaslahatan rakyat Aceh. Penegasan itu disampaikan Mualem saat menggelar rapat tertutup di kantor pusat Partai Aceh Jalan Mohammad Hasan, Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa (15/6/2021) kemarin.
“Mualem mulai gerah atas sikap dan kinerja DPRA selama ini. Selama ini mereka dianggap sibuk mengurus masalah dana aspirasi (pokir) ketimbang menelaah anggaran yang seharusnya berpihak kepada rakyat banyak,” kata Juru Bicara Partai Aceh, Nurzahri kepada AcehJurnal.com via sambungan telepon, Rabu (16/6/2021).
Dalam pertemuan itu, Mualem juga memberikan peringatan keras kepada anggota DPRA untuk meningkatkan etos kerjanya lebih baik lagi. Selama ini, Mualem menganggap jika peran anggota DPRA dari Partai Aceh sangat lemah. Mulai dari kekompakan, sikap harmonis antar sesama kader hingga lemahnya koordinasi antar sesama. Salah satunya adalah lemahnya koordinasi dengan pihak eksekutif, baik dengan Pemerintah Aceh maupun dengan pemerintah pusat. Diantaranya gagalnya Pilkada Aceh pada 2022, recofussing dana covid-19 yang menuai pro-kontra, porsi anggaran yang habis untuk belanja pegawai, implementasi MoU Helsinki dan UUPA yang belum selesai hingga persoalan kesejahteraan masyarakat Aceh lainnya.
Advertisement

Oleh karena itu, tambahnya, Mualem menegaskan agar anggota DPRA dari Partai Aceh tidak lagi lalai untuk mencari solusi alternatif terkait pembahasan APBA 2022 mendatang. Bahkan, Mualem juga menegaskan siap mengevaluasi berupa sanksi tegas pencopotan kepada seluruh anggota DPRA. Tak terkecuali untuk Ketua DPRA karena selama ini dianggap tidak mampu merangkul dan membangun komunikasi sehat antar sesama, baik dalam internal Fraksi Partai Aceh maupun dengan anggota DPRA lainnya.
“Pada pembahasan anggaran ke depan, Mualem akan terus memantau kinerja anggota DPRA agar tidak dianggap lost dari pengawasan. Sehingga nantinya akan berpihak kepada seluruh rakyat Aceh. Padahal, jika fungsi dewan berjalan dengan baik, semua persoalan dan carut marutnya kondisi perekonomian masyarakat Aceh di tengah wabah pandemi ini bisa diatasi dengan baik,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT