Ela, Fotografer Tanah Rencong Yang Menginspirasi

Banda Aceh | AcehJurnal.com –  Berbicara fotografi, kesenangan yang dihasilkan saat menghasilkan karya lewat jepretan kamera kini menjadi hobi banyak orang. Mengabadikan momen membuat kegiatan ini lebih dari sekedar hobi. Di Aceh sendiri, kini pekerja kreatif seperti fotografer kian diperhitungkan keeksisannya.

Berbira profesi fotografer professional di Indonesia, tentu secara kasat mata bisa dilihat bahwa para pria lebih mendominasi bidang ini ketimbang para fotografer perempuan. Namun, bukan berarti menjadi seorang fotografer perempuan adalah hal yang mustahil di tanah air. Buktinya saja, makin kesini makin banyak juga para fotografer perempuan yang berani terjun menjadi seorang fotografer professional.

Salah satunya adalah Ayla Astri FZ atau akrab disapa Ela. Bakat memotret itu mengalir dari ayahnya, Febrin Zulfan yang pernah bertugas di instansi Pemkab Aceh Utara.

“Waktu kelas 3 SMA, ayah mulai kasih kamera untuk Ela untuk diajarin motret,” kata Ela kepada AcehJurnal.com pada Sabtu (20/2) malam.

Awal ketertarikan gadis kelahiran Lhokseumawe, 04 Agustus 1998 ini bermula saat bergabung dengan RumohPhoto besutan Edwar alias Bang Edo. Bersama fotografer kawakan lainnya, anak kedua dari lima bersaudara buah cinta Febrin Zulfan dan alm. Rosmidar semakin termotivasi untuk belajar memotret.

“Sebenarnya, Ela lebih suka gaya foto street and portrait. Tapi sekarang banyak yang ngajak foto prewed atau makanan gitu,” ujar Ella.

Penampilan Ela saat memotret. IG @ela_fz_
Penampilan Ela saat memotret. IG @ela_fz_

Karir fotografernya dimulai sejak awal tahun 2018 lalu. Ia mulai serius mengasah bakatnya sebagai back up wedding, foto endorse pada tahun 2020. Lama kelamaan, tawaran jasanya semakin banyak, khususnya untuk resepsi pernikahan. Baginya, dunia fotografi selain menambah wawasan, juga bisa berbaur dengan semua kalangan.

Lewat akun instagramnya, Ela sering mengunggah hasil karya jepretannya. Kelebihan hasil jepretan gadis berkulit kuning langsat ini terletak pada penangkapan moment dan penajaman ekspresi.

“Saat belajar di RumohPhoto, Om Edo banyak sekali memberikan motivasi positif seputar dunia fotografi. Salah satu ciri khasnya adalah saat memotret, tidak terlalu mengandalkan hal-hal teknis, lebih impulsif-lah. Om Edo sering bilang hasil karya jangan membingungkan orang. Simpel saja, tapi mampu membuat orang mau melihat karya kita lama-lama,” ujar Ela.

Nah, selain hobi memotret, Ela sapaan juga dikenal sebagai coffee addict, lho. Bahkan, ketika ada launching cafe atau coffee bar di kota Banda Aceh, Ela sering diminta untuk mendeskripsikan citarasa kopi espresso dan manual brew. Penasaran dengan hasil jepretannya, kepoin aja Instagram miliknya @Elfz dan @eka_fz_ dan @rumohphotocom []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT