Duduki Kantor DPW, Simpatisan PPP Aceh Desak Monoarfa Keluarkan SK untuk H. Anwar Idris

Banda Aceh | AcehJurnal.com – Sejumlah kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh menggelar demonstrasi di depan kantor DPW partai tersebut, Banda Aceh, Senin (13/9/2021).
Tak hanya berorasi, mereka juga menduduki kantor yang beralamat di Jalan Syiah Kuala Gampong Lamdingin kota Banda Aceh tersebut. Mereka menduduki kantor tersebut sebagai bentuk protes terhadap sikap pengurus DPP PPP.
Juru bicara Kader PPP Aceh, Saiful Haris Harahas mengatakan, protes ini disampaikan lantaran pengurus DPP PPP tidak mengeluarkan Surat Keputusan (SK) H. Anwar Idris selaku Ketua DPW PPP Aceh, Periode 2021-2026. Menurutnya, H. Anwar Idris sudah dipilih oleh mayoritas tim formatur dalam musyawarah wilayah (Muswil) yang digelar pada Mei 2021 lalu. Adapun tim formatur yang bertugas memilih ketua DPW PPP Aceh diantaranta, Ketua DPC Aceh Besar Tgk Musannif, Ketua DPC Aceh Utara Zainuddin Iba, Ketua DPC Aceh Jaya Muzanni, Ketua DPC Aceh Selatan Daifunnas, Ketua DPC Aceh Tenggara Muzakir dan mantan Ketua DPW PPP Aceh, Tgk Amri M. Ali.
“Kita mempertanyakan alasan pengurus DPP yang hingga saat ini belum mengeluarkan SK Ketua DPW PPP Aceh, yakni Tgk H. Anwar Idris yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI. Padahal, dalam Muswil lalu sudah ditetapkan enam orang formatur yang memilih ketua DPW,” kata Saiful Haris Harahas.
Advertisement

Saiful Haris menjelaskan, H. Anwar Idris mendapat suara terbanyak. Oleh karena itu, sambungnya, pengurus DPP PPP segera menerbitkan SK penetapan H. Anwar Idris sebagai Ketua DPW PPP Aceh periode 2021-2026. Ia menduga, ada sarat kepentingan oknum elit DPP sehingga sengaja mengulur waktu agar tidak menerbitkan SK tersebut. Menurutnya, PPP bukanlah milik pengurus DPP, apalagi milik Suharso Monoarfa selaku Ketua Umum.
“Bisa saja ini ada muatan kepentingan elit DPP dalam menentukan ketua DPW ke depan. Ini juga berdampak terhambatnya pelaksanaan Muscab PPP di 23 kabupaten/kota se-Aceh,” kata Saiful Haris Harahas.
Dalam hal ini, kader dan simpatisan PPP Aceh meminta kepada Ketua Umum Suharso Monoarfa dan Sekjen Arwani Thomafi agar segera menerbitkan SK Ketua DPW PPP Aceh. Hal ini sejalan dengan tim formatur yang telah memilihnya. Bahkan, pihaknya memberikan jangka waktu selama 3×24 jam untuk segera menerbitkan SK tersebut. Ia mengaku, aksi protes yang dilakukannya itu murni atas inisiatif dan kesadaran kader dan simpatisan PPP Aceh.
“Ini murni atas kesadaran kami. Tanpa adanya paksaan dari siapapun, termasuk H. Anwar Idris. Apabila  tuntutan kami tidak digubris, maka kami akan kembali menduduki kantor DPW PPP Aceh,” pungkasnya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT