DPRA Gelar Sidang Pembentukan Tiga Pansus dan Pembatalan Multiyears, Fraksi Demokrat Walkout

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

Google Pilih Noken Papua Hari Ini

JAKARTA | Google pada hari ini (4/12) memilih noken Papua sebagai bagian dari Google Doodle dalam merayakan hari pengakuan tas tradisional masyarakat Papua tersebut...

Massa Kibarkan Bendera Bintang Bulan di Masjid Raya Baiturrahman

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Kendati adanya himbauan pemerintah agar tidak mengibarkan dulu bendera Bulan Bintang di Aceh tak digubris warga. Hari ini, Jumat (4/12) massa...

Jelang Milad GAM, Ableh Kandang : Kita Patuh Instruksi Mualem

LHOKSEUMAWE | ACEHJURNAL.COM - Menjelang peringatan Milad GAM pada 4 Desember besok, Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Kuta Pase akan menggelar serangkaian kegiatan. Ketua...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – DPR Aceh menggelar rapat paripurna dalam rangka pembentukan Pansus DPR Aceh tentang pembangunan gedung Oncology RSUZA, PT Bank Aceh Syariah dan APBA Perubahan 2019, Rabu (22/7).

Sidang paripurna juga mengagendakan pengambilan persetujuan pembatalan MoU antara DPR Aceh dengan Pemerintah tentang multiyears tahun 2020-2022. Dalam sidang paripurna itu, Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh menyatakan tegas menolak pembentukan tiga pansus serta pembatalan proyek multiyears.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Aceh, HT Ibrahim dalam interupsinya menolak pembentukan pansus tersebut.

“Kami menyatakan menolak pembentukan pansus ini dan akan segera meninggalkan ruangan paripurna,” kata HT. Ibrahim.

Usai menyampaikan interupsinya, satu per satu anggota Fraksi Partai Demokrat kemudian meninggalkan ruang paripurna. HT Ibrahim beralasan, pihaknya sempat mempertanyakan bahwa, pembentukan tiga pansus tersebut tidak diperlukan. Hal ini mengingat bahwa segala persoalan sudah diproses oleh pihak penegak hukum. Begitu juga soal proyek multiyear yang secara tegas pihaknya menolak.

“Maka dalam hal ini, kami pak ketua izin untuk meninggalkan ruangan ini,” kata HT Ibrahim.

“Kami menyatakan menolak pembentukan pansus ini dan akan segera meninggalkan ruangan paripurna,” kata HT. Ibrahim.[Parlementaria]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

Google Pilih Noken Papua Hari Ini

JAKARTA | Google pada hari ini (4/12) memilih noken Papua sebagai bagian dari Google Doodle dalam merayakan hari pengakuan tas tradisional masyarakat Papua tersebut...

BERITA TERKAIT

Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo, KPK Amankan Barang Elektronik

JAKARTA | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Iis Edhy...

Sempat Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman, Nurzahri : Secara Legalitas Sudah Sah Bendera Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM - Massa dari kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) mengibarkan bendera Bulan Bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat...

Google Pilih Noken Papua Hari Ini

JAKARTA | Google pada hari ini (4/12) memilih noken Papua sebagai bagian dari Google Doodle dalam merayakan hari pengakuan tas tradisional masyarakat Papua tersebut...