DPR Aceh Rombak Alat Kelengkapan Dewan

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mereposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) tahun 2022. Proses reposisi AKD tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPR Aceh Saiful Bahri alais Pon Yaya pada sidang paripurna terkait Pertanggungjawaban APBA 2021, Kamis (310/6/2022).
Sidang paripurna DPR Aceh terkait pembahasan rancangan Qanun terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA 2021 dipimpin langsung oleh Ketua DPRA Saiful Bahri dan didampingi Wakil Ketua I Dalimi dan Wakil Ketua II Hendra Budian. Turut dihadiri langsung oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kepala SKPA dan unsur Forkopimda.
Saiful Bahri mengatakan, proses reposisi AKD ini dilakukan berdasarkan hasil usulan fraksi-fraksi yang ada di DPR Aceh. Adapun usulan reposisi AKD ini diantaranya dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Tezar Azwar ditetapkan sebagai anggota Badan Anggaran menggantikan Mukhlis Zulkifli. Proses reposisi ini tertuang dalam surat bernomor 22/FPAN/DPRA/VI/2022.
Kemudian usulan surat Fraksi PKB/PDA bernomor 70/FPKBPDA/DPRA/VI/2022 menetapkan Azhar MJ Romen untuk duduk sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Aceh. Ia menggantikan Ridwan. Selain itu, Fraksi PKB/PDA juga menetapkan Salihin duduk sebagai anggota Banggar menggantikan Wahyu Wahab Usman. Tak hanya itu, dari fraksi PKB/PDA juga menetapkan M Ridwan untuk duduk sebagai anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPR Aceh menggantikan Azhar MJ Romen.
Sementara dari Fraksi Partai Demokrat melalui Nomor 27/FDemokrat/DPRA/IV/2022., Nora Indah Nita dan Edi Kamal ditetapkan sebagai anggota Badan Anggaran DPR Aceh. Mereka menggantikan Alaidin Abu Abbas dan Teuku Sama Indra.
Dari Fraksi Gerindra, Ridwan Yunus ditetapkan sebagai anggota Badan Anggaran menggantikan almarhum Jauhari Amin yang meninggal dunia. Hal ini berdasarkan surat Nomor 013/FGerindra/VI/2022.
“Atas DPR Aceh. Kita menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum Jauhari Amin. Semoga seluruh pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya dalam menjalankan tugas-tugas sebagai wakil rakyat di DPR Aceh mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT,” kata Saiful Bahril.
Selanjutnya, DPRA juga akan melakukan penyesuaian kembali terhadap struktur pimpinan Badan Angagran dan Badan Musyawarah DPRA. Prosesi ini dilakukan lantaran adanya pergantian pimpinan Ketua DPR Aceh dari Dahlan Jamaluddin kepada Saiful Bahri alias Pon Yaya. []

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT