Diusung PDIP Sebagai Cawagub Aceh, Muslahuddin : Masih Ada Plus Minus Kekuatan Politik Kita di Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sejumlah nama-nama mulai mencuat sebagai calon pendamping Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Mereka berasal dari calon-calon partai pengusung Irwandi-Nova pada kontestasi politik Aceh pada Pilkada 2017 lalu. Salah satunya adalah Ketua PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud. Putra asli Pidie Jaya tersebut resmi diusung partai banteng hitam moncong putih tersebut sebagai calon Wakil Gubernur Aceh.

“Secara kepentingan lebih besar bahwa ini adalah menjalankan undang-undang. Artinya ketika ada posisi yang kosong, maka harus diisi. Khususnya dari partai pengusung,” kata Muslahuddin Daud via telepon seluler, Kamis (12/11).

Muslahuddin menjelaskan, secara internal bahwa PDIP telah mengusungnya untuk maju. Namun secara eksternal juga membuka peluang k

Advertisement

epada partai pengusung lainnya untuk maju. Menurutnya, Aceh secara kepentingan butuh percepatan pembangun. Apalagi selama ini masih banyak ditemukannya titik lemah dari segi akselerasi pembangunan di Aceh di berbagai sektor.

“Solusi alternatifnya adalah berbagi peran untuk mengakselerasikan pembangunan, sehingga perubahan Aceh berada pada fase peningkatan,” kata Muslahuddin Daud.

Kendati demikian, Muslahuddin mengaku masih ada plus minus soal kekuatan politik PDIP di Aceh. Hal ini berdasarkan swot analysis terkait perkembangan peta politik di Aceh.

“Tentu saja keingin kita boleh-boleh, tapi peta politik yang kita lihat perkembangannya juga harus realistis. Secara konsideran kita juga tidak menutup kemungkinan akan membangun komunikasi positif antar sesama partai pengusung lainnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_imgspot_img

HEADLINES

BERITA TERKAIT