Diusung PDIP Sebagai Cawagub Aceh, Muslahuddin : Masih Ada Plus Minus Kekuatan Politik Kita di Aceh

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

Ketua DPRA : APBA 2021 Harus Selesaikan Persoalan Kemiskinan di Aceh

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin menegaskan bahwa, anggaran pendapatan dan belanja Aceh (APBA) tahun anggran 2021 harus dipergunakan sebaik...

Terjaring OTT, KPK Umumkan Status Hukum Wali Kota Cimahi Besok

JAKARTA | Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap terkait perizinan rumah sakit masih diperiksa di...

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Sejumlah nama-nama mulai mencuat sebagai calon pendamping Gubernur Aceh, Nova Iriansyah. Mereka berasal dari calon-calon partai pengusung Irwandi-Nova pada kontestasi politik Aceh pada Pilkada 2017 lalu. Salah satunya adalah Ketua PDI Perjuangan Aceh, Muslahuddin Daud. Putra asli Pidie Jaya tersebut resmi diusung partai banteng hitam moncong putih tersebut sebagai calon Wakil Gubernur Aceh.

“Secara kepentingan lebih besar bahwa ini adalah menjalankan undang-undang. Artinya ketika ada posisi yang kosong, maka harus diisi. Khususnya dari partai pengusung,” kata Muslahuddin Daud via telepon seluler, Kamis (12/11).

Muslahuddin menjelaskan, secara internal bahwa PDIP telah mengusungnya untuk maju. Namun secara eksternal juga membuka peluang kepada partai pengusung lainnya untuk maju. Menurutnya, Aceh secara kepentingan butuh percepatan pembangun. Apalagi selama ini masih banyak ditemukannya titik lemah dari segi akselerasi pembangunan di Aceh di berbagai sektor.

“Solusi alternatifnya adalah berbagi peran untuk mengakselerasikan pembangunan, sehingga perubahan Aceh berada pada fase peningkatan,” kata Muslahuddin Daud.

Kendati demikian, Muslahuddin mengaku masih ada plus minus soal kekuatan politik PDIP di Aceh. Hal ini berdasarkan swot analysis terkait perkembangan peta politik di Aceh.

“Tentu saja keingin kita boleh-boleh, tapi peta politik yang kita lihat perkembangannya juga harus realistis. Secara konsideran kita juga tidak menutup kemungkinan akan membangun komunikasi positif antar sesama partai pengusung lainnya,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

HEADLINES

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...

BERITA TERKAIT

Joel Bungalow : Wisata Adalah Sektor Riil Investasi di Aceh

ACEH BESAR | ACEHJURNAL.COM - “Berbicara sektor pariwisata itu riil, karena dengan dengan hidupnya sektor pariwisata di Aceh, otomatis sektor kuliner juga berkembang. Ini...

Wali Nanggroe, Semoga Tidak Ada Lagi Generasi Aceh yang Direhabiltasi

BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berharap, di masa-masa mendatang tidak ada generasi muda...

Hayeu ! Band “Keubibit” Asal Aceh Sukses Raih AMI Award 2020

JAKARTA | ACEHJURNAL.COM - Group Musik etnik asal Aceh Keubibit berhasil meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2020. Pengumuman keberhasilan itu sisampaikan melalui televisi...