HomeAgamaDisdik Dayah Fasilitasi Pelatihan Mutu Pendidikan Dayah Darul Ihsan, Ini Hasil Pembahasannya

Disdik Dayah Fasilitasi Pelatihan Mutu Pendidikan Dayah Darul Ihsan, Ini Hasil Pembahasannya

 BANDA ACEH | ACEHJURNAL.COM – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menggelar pelatihan Pengembangan Mutu Pendidikan dan Penyusunan Kurikulum Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee. Acara yang dihelatkan di Hotel Grand Aceh Syariah Lamdom, Banda Aceh selama tiga hari, yakni mulai 21 – 273November 2022.

Ketua Panitia Elizar S.Ag mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk menyongsong Tahun Ajaran baru 2023/2024 Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar mengadakan kegiatan perampungan revisi kurikulum dayah.

Kegiatan yang diikuti guru dan tenaga pendidik Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee Kabupaten Aceh Besar ini bertujuan untuk merampungkan mutu dan revisi kurikulum pendidikan dayah. Hal ini sebagai persiapan penyempurnaan Kurikulum Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee dalam menyonsong tahun ajaran 2023/2024.

“Pelatihan ini diharapkan akan menyempurnakan mutu pendidikan dayah berbasis kurikulum moderen bagi para guru senior dayah salafiyah, doktor, magister dan sarjana tingkat strata satu Dayah Darul Ihsan Krueng Kalee, ” ujar Elizar,S.Ag.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Dayah diwakili Kabid Manajemen Mahmud mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dayah sebagai barometer baru. Sehingga mutu dan kualitas pendidikan dayah menjadi modern dan tertinggal informasi kekinian.

“Ini sejalan dengan cita-cita Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah agar para teungku-teungku atau guree dayah dibekali berbagai kurikulum dan mutu pendidikan berbasis moderen. Namun tetap memprioritaskan pendidikan agama,” ujar Mahmud.

Acara yang bertema, “Pengembangan Mutu Pendidikan dan Penyusuna Kurikulum Dayah Darul Ihsan” Panitia mengundang para pakar untuk pengayaan materi, aktifis dan praktisi dayah Aceh, Tgk Mustafa Husen Woyla, S.Pd.I, Ketua Umum DPP Ikatan Sarjana Alumi Dayah (ISAD) Aceh, unsur Ormas Islam berbasis dayah, Dr Taharuddin, MA, dari kanwil Kementerian Agama Aceh, juga Tgk Ibnu Rizal dari unsur Dayah salafiah Aceh.

Dari hasil pelatihan itu, sejumlah solusi alternatif muncul dalam menyelesaikan beragam problematika keummatan. Ketua Umum DPP Ikatan Sarjana Alumni Dayah (ISAD) Aceh, Dr Taharuddin mengatakan, kurikulum berbasis mutu pendidikan dayah diharapkan mampu menganangi berbagai situasi dan kondisi dalam keadaan yang berbeda dan cirri-ciri beragam.

“Kita inginkan kedepan Dayah sudah tidak lagi dikenal dengan pendidikannya yang dipandang sebelah mata. Saat ini dayah hadir dengan perbedaan pola atau sistem pendidikan baru yang lebih modern,” ujar Dr Taharuddin selaku pemateri.

Hal senada juga disampaikan Tgk Mustafa Husen Woyla, S.Pd.I. Menurutnya, konsep pendidikan modern muncul dikarenakan model pendidikan dayah yang ada pada masa penjajahan tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman, sehingga diharapkan dayah dapat beradaptasi dengan kondisi kekinian.

“Konsep pendidikan dayah modern memiliki arti pendidikan yang sudah mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, tetapi tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Setiap dayah  menggunakan sistem yang berbeda pada proses pembelajarannya. Baik kurikulum, sistem, metode dan kitab-kitab yang dipelajari. Intinya setiap alumni memiliki keahlian khusus atau takhassus yang berdampak positif terhadap pendidikan dayah kedepan,” pungkas Tgk Mustafa Husen Woyla. []

Stay Connected

16,985FansLike
2,458FollowersFollow
61,453SubscribersSubscribe

Must Read

- Advertisement -spot_img

Related News